Abstrak


Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Non Bank Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi (Studi Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2001-2012)


Oleh :
Dimas Kresnantyo - F1311027 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Merger merupakan penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu kekuatan untuk memperkuat posisi perusahaan. Sedangkan akuisisi merupakan pengambil-alihan (take over) sebagian atau keseluruhan saham perusahaan lain sehingga perusahaan pengakuisisi mempunyai hak kontrol atas perusahaan target. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti dampak dari merger dan akuisisi pada kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Penilaian kinerja keuangan dilakukan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan, yaitu: Current Ratio (CR), Laverage Ratio (LR), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Investment (ROI), Total Assets Turn Over (TATO), dan Operating Profit Margin (OPM). Penelitian ini menggunakan populasi dari semua perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi pada periode 2001-2012. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 35 perusahaan dari kategori non bank pada periode 2001-2012. Data rasio diperoleh dari Indonesian Capital Market Index (ICMD). Analisi yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan metode statistik dengan menggunakan uji normalitas data, Wilcoxon Signed Rank Test dan Manova. Hasil dari pengujian Wilcoxon Signed Rank Test dan Manova menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan untuk semua rasio keuangan setelah merger dan akuisisi pada periode pengamatan dan pengujian. Kecuali untuk Operating Profit Margin dan Return on Equity yang menunjukkan perbedaan signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa merger dan akuisisi tidak memberikan perbedaan atau perbaikan yang signifakn pada kinerja keuangan dari perusahaan non bank. Kata Kunci: MERGER DAN AKUISISI, Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan, Wilcoxon Signed Rank Test.