Abstrak


Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Struktural TPS (Think-Pair-Share) Berbasis Problem Solving Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Kelas VII Semester I Di SMP Negeri 2 Mojolaban Sukoharjo


Oleh :
Khairun Nisa - K1308096 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model konvensional pada pokok bahasan aritmatika sosial, (2) apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang, apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, dan apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, (3) pada pembelajaran dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving, apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang, apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, dan apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, sedangkan pembelajaran dengan model konvensional, apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada aktivitas belajar sedang, apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, dan apakah siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, (4) pada siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model konvensional pada pokok bahasan aritmatika sosial. Pada siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model konvensional pada pokok bahasan aritmatika sosial. Pada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model konvensional pada pokok bahasan aritmatika sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi untuk mengumpulkan data yang berupa data nilai ulangan harian matematika Semester I Kelas VII tahun pelajaran 2012/2013, metode angket untuk data aktivitas belajar siswa terhadap pembelajaran dan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan Aritmatika Sosial. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Mojolaban. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 34 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 33 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan uji F untuk dua populasi dan menggunakan metode Bartlett untuk tiga populasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) pembelajaran matematika dengan pendekatan struktural Think Pair Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model konvensional (Fa = 19,0974 > 3,9980 = F0,05;1,61, pada taraf signifikansi 5%), (2) siswa yang mempunyai aktivitas belajar tinggi dan sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai aktivitas belajar rendah (Fb= 4,8063 > 3,1480 = F0,05;2,61, pada taraf signifikansi 5%), (3) pada masing-masing model pembelajaran, siswa dengan aktivitas belajar tinggi dan sedang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah (Fab = 0,9185 < 3,1480 = F0,05;2,61, pada taraf signifikansi 5%), (4) pada masing-masing aktivitas belajar siswa terhadap pembelajaran, pendekatan struktural Think-Pair-Share berbasis Problem Solving menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada model konvensional (Fab = 0,9185 < 3,1480 = F0,05;2,61, pada taraf signifikansi 5%). Kata Kunci: prestasi belajar matematika, Think-Pair-Share, Problem Solving, aktivitas belajar siswa.