Abstrak


Evaluasi Program Penanganan Anak Jalanan Melalui Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Berbasis Kelembagaan Lokal Di Kota Surakarta


Oleh :
Tulus VilanaDeny Eka Puspita Anggraeni - K8409068 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Tulus Vilana Deny Eka Puspita Anggraeni. K8409068. EVALUASI PROGRAM PENANGANAN ANAK JALANAN MELALUI PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS (PLK) BERBASIS KELEMBAGAAN LOKAL DI KOTA SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Juni 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) persepsi anak jalanan terhadap program penanganan yang dilakukan oleh LSM, 2) proses pelaksanaan program penanganan anak jalanan melalui PLK Anak Jalanan, 3) hambatan dalam pelaksanaan program penanganan anak jalanan melalui PLK Anak Jalanan, dan 4) dampak pelaksanaan program penanganan anak jalanan melalui PLK Anak Jalanan bagi anak jalanan Pendekatan penelitian ini deskriptif kualitatif dengan jenis evaluasi. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer yakni wawancara dengan informan dan sekunder yakni observasi dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan cuplikan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (in dept interviewing) dengan 13 informan, observasi kegiatan PLK Anak Jalanan dan studi dokumentasi berupa data jumlah anak jalanan yang mengikuti PLK Anak Jalanan dan Pedoman Penyelenggaraan PLK. Uji validitas data dengan triangulasi data (sumber) dan metode. Teknik analisis menggunakan model analisis data interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anak jalanan terhadap program penanganan yang dilakukan LSM ada 3 yaitu, pertama anak jalanan memiliki kesadaran, kedua anak jalanan terpaksa mengikuti pelatihan, dan ketiga anak jalanan mengikuti PLK Anak Jalanan dengan baik. Tahapan dalam penyelenggaraan PLK yaitu, permohonan perijinan penyelenggaraan, rekrutmen peserta didik, proses pembelajaran, manajemen penyelenggaran, penilaian dan evaluasi. Hambatan dalam pelaksanaan PLK Anak Jalanan dari dalam berupa lemahnya motivasi belajar peserta didik, kurangnya sarana prasarana dan pendanaan. Hambatan dari luar berupa kurangnya dukungan dari orang tua peserta didik dan dinas terkait. Dampak PLK Anak Jalanan terhadap anak jalanan yakni anak jalanan dapat memperoleh pendidikan akademis, ketrampilan hidup dan pembinaan mental, memperoleh ijasah Kejar Paket A dan sertifikat pendidikan ketrampilan hidup, terakhir intensitas anak jalanan beraktivitas di jalan berkurang. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hegemoni bahwa PLK Anak Jalanan merupakan PNF karena anak jalanan merupakan bentuk gejala patologi sosial dalam masyarakat. Kata kunci: anak jalanan, Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Anak Jalanan, evaluasi, LSM