Abstrak


Peningkatan Kemampuan Berbicara Berbahasa Jawa Ragam Krama Dengan Model Pembelajaran Cooperative Script Pada Siswa Kelas Xi A4 Sma Mta Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014


Oleh :
Sri Paminto - S441208020 - Fak. Hukum

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar kemampuan berbicara berbahasa Jawa ragam krama, dan (2) meningkatkan kemampuan berbicara berbahasa Jawa dengan ragam krama dengan menerapkan model pembelajaran cooperative script pada siswa kelas XI A4 SMA MTA Surakarta. Penelitian dilaksanakan pada pertengahan Juli 2013 hingga Desember 2013. Pendekatan penelitian ini penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI A4 SMA MTA Surakarta. Data berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), foto, hasil tes, catatan lapangan, daftar nilai, dan catatan hasil wawancara. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan metode. Teknik analisis data dengan teknik analisis kritis dan teknik deskriptif komparatif. Indikator ketercapaian sebesar 86 %. Prosedur penelitian meliputi persiapan, survei awal, pelaksanaan siklus, pengamatan, dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran cooperative script mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam berbicara ragam krama yang ditandai meningkatnya motivasi mempersiapkan pembelajaran dan apersepsi, motivasi bekerja sama dengan teman, motivasi menguasai dan memahami kosa kata krama, motivasi memahami unggah-ungguh basa, motivasi keaktifan dalam diskusi, serta motivasi dalam menyimpulkan dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Penelitian ini juga menunjukkan dengan menerapkan model pembelajaran cooperative script dapat meningkatkan kemampuan berbicara ragam krama pada siswa kelas XI A4. Hal ini dapat dilihat dari hasil tindakan yang dilakukan selama tiga siklus. Pada pratindakan jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (73), 13 siswa (45 %) dengan rata-rata nilai 65,68. Pada siklus I siswa tuntas meningkat menjadi 16 siswa (55 %) dengan rata-rata nilai 75,86. Pada siklus II ada 19 siswa (66 %) yang sudah tuntas, dengan rata-rata nilai 77,66. Pada siklus III siswa yang mencapai KKM sebanyak 25 siswa (86 %) dengan rata-rata nilai 80,00. Pada siklus III pencapaian nilai, baik secara motivasi belajar maupun kemampuan berbicara telah mencapai ketuntasan lebih dari 75 % sehingga motivasi belajar dan kemampuan berbicara berbahasa Jawa ragam krama dengan penggunaan model cooperative script ini meningkat.