Abstrak


Hubungan Antara Sikap Siswa Terhadap Pembelajaran Matematika Dan Kemampuan Metakognisi Dengan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas Vii Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kudus


Oleh :
Puji Lastuti - S811208066 - Pascasarjana

Keberhasilan belajar siswa ditentukan oleh banyak faktor, yaitu faktor guru, lingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal, cara belajar siswa, fasilitas belajar yang digunakan, dan lain sebagainya. Faktor lain yang tidak bisa diabaikan adalah sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dan kemampuan metakognisi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Hubungan antara sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan hasil belajar matematika. (2) Hubungan antara kemampuan metakognisi dengan hasil belajar matematika. (3) Hubungan antara sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dan kemampuan metakognisi secara bersama dengan hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kudus. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling sebanyak 80 siswa. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah angket dan tes. Validitas dan reliabilitas angket sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dan kemampuan metakognisi diuji dengan menggunakan rumus product moment dan rumus alpha. Validitas dan reliabilitas tes hasil belajar matematika diuji dengan menggunakan rumus korelasi point biserial dan rumus KR-20. Teknik analisis data menggunakan teknis analisis regresi linier ganda dan korelasi, dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Ada hubungan positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan hasil belajar matematika ( r hitung > r tabel atau 0,599 > 0,220, pada taraf signifikansi α = 0,05, N = 80 ), (2) Ada hubungan positif dan signifikan antara kemampuan metakognisi dengan hasil belajar matematika ( r hitung > r tabel atau 0,642 > 0,220 ), (3) Ada hubungan positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dan kemampuan metakognisi secara bersama dengan hasil belajar matematika ( F hitung > F tabel atau 33,272 > 3,13 ). Dari hasil penelitian tersebut di atas diperoleh sumbangan relatif dari prediktor 1 sebesar 39,6% dan sumbangan efektif sebesar 18,4% dari prediktor 2 diperoleh sumbangan relatif sebesar 60,4% dan sumbangan efektif sebesar 28%. Dari penelitian tampak bahwa, hasil belajar matematika dipengaruhi oleh sikap siswa dan kemampuan metakognisi. Oleh karena itu untuk meningkatkan hasil belajar matematika disarankan agar memperhatikan kedua aspek tersebut.