Abstrak


Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (Tai) Dan Teams Games Tournaments (Tgt) Ditinjau Dari Tingkat Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Siswa Kelas Viii Smp Negeri Kabupaten Slem


Oleh :
Fina Hanifa Hidayati - S851208022 - Pascasarjana

Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui. (1) Manakah Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Siswa Yang Lebih Baik Antara Siswa Yang Diberikan Model Pembelajaran Kooperatif Tai, Tgt, Atau Model Pembelajaran Langsung; (2) Manakah Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Yang Lebih Baik, Siswa-Siswa Yang Memiliki Kecerdasan Emosional Tinggi, Sedang, Atau Rendah; (3) A. Pada Masing-Masing Model Pembelajaran, Manakah Yang Memiliki Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Lebih Baik, Siswa Dengan Tingkatan Kecerdasan Emosional Siswa Tinggi, Sedang, Atau Rendah; B. Pada Masing-Masing Kategori Kecerdasan Emosional Siswa, Manakah Yang Mempunyai Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Lebih Baik, Siswa Dengan Pembelajaran Yang Pembelajaran Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tai, Tgt, Atau Model Pembelajaran Langsung. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Eksperimental Semu Dengan Desain Faktorial 3 3. Populasi Dari Penelitian Ini Adalah Seluruh Siswa Kelas Viii Smp Di Kabupaten Sleman. Pengambilan Sampel Dilakukan Dengan Stratified Cluster Random Sampling. Sampel Dalam Penelitian Ini Berjumlah 263 Orang Dengan Rincian 90 Orang Untuk Kelas Kontrol , 88 Orang Untuk Kelas Eksperimen 1, Dan 85 Orang Untuk Kelas Eksperimen 2. Instrumen Yang Digunakan Untuk Mengumpulkan Data Adalah Tes Prestasi Belajar Matematika, Angket Hubungan Interpersonal, Dan Angket Kecerdasan Emosional Siswa. Uji Keseimbangan Menggunakan Uji Anava Multivariat Satu Jalan Dengan Sel Tak Sama Menggunakan Uji Khi-Kuadrat Bartlett, Dengan Diperoleh Kesimpulan Bahwa Kelompok Eksperimen Dan Kelompok Kontrol Dalam Keadaan Seimbang. Uji Prasyarat Meliputi Uji Normalitas Yaitu Uji Normalitas Univariat Populasi Dengan Menggunakan Metode Uji Lilliefors Dan Uji Normalitas Multivariat Populasi Menggunakan Kriteria Serta Uji Homogenitas Yaitu Uji Homogenitas Variansi Populasi Menggunakan Metode Bartlett Dan Uji Homogenitas Matriks Kovariansi Populasi Menggunakan Uji Box-M. Dengan Diperoleh Kesimpulan Bahwa Sampel Berasal Dari Populasi Yang Berdistribusi Normal Dan Homogen. Data Penelitian Dianalisis Menggunakan Analisis Variansi Multivariat Dua Jalur Dengan Sel Tak Sama. Berdasarkan Uji Hipotesis, Diperoleh Kesimpulan Sebagai Berikut. (1) Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Lebih Baik Daripada Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Tai Dan Langsung Serta Prestasi Belajar Dan Hubungan Interpersonal Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Lebih Baik Daripada Model Pembelajaran Kooperatif Langsung; (2) A. Prestasi Belajar Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Sedang Dan Rendah Serta Prestasi Belajar Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Sedang Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Rendah; B. Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Tinggi Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Sedang Maupun Rendah Serta Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Tingkat Kecerdasan Emosional Sedang Sama Dengan Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah; (3) A. Pada Model Pembelajaran Langsung Dan Tai Prestasi Belajar Siswa Dari Ketiga Tingkatan Kecerdasan Emosional Sama. Pada Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Prestasi Belajar Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Prestasi Belajar Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Sama Dengan Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang, Serta Prestasi Belajar Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang Sama Dengan Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah; B. Pada Model Pembelajaran Langsung Dan Tai, Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang Dan Rendah Serta Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah. Pada Model Pembelajaran Tgt, Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Maupun Sedang Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah Serta Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Sama Dengan Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang; C. Pada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Lebih Baik Daripada Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Dan Langsung, Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Sama Dengan Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Langsung. Pada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Sedang Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Sama Dengan Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Langsung. Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Lebih Baik Daripada Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Langsung, Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Sama Dengan Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Tai. Pada Siswa Dengan Kecerdasan Emosional Rendah Prestasi Belajar Siswa Yang Diberi Perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tai, Tgt, Dan Langsung Sama; D. Pada Kecerdasan Emosional Manapun, Hubungan Interpersonal Siswa Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tgt Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Dan Langsung Serta Hubungan Interpersonal Siswa Siswa Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tai Lebih Baik Daripada Siswa Dengan Model Pembelajaran Langsung.