Abstrak


Asosiasi Antara Motivasi, Kemampuan Dan Kepemimpinan Bidan Koordinator Kia Puskesmas Dengan Pencapaian Spm Kia


Oleh :
Luluk Nurkholisoh - S541108055 - Pascasarjana

Latar Belakang : Kejadian Kematian Ibu Dan Bayi Yang Terbanyak Adalah Pada Saat Persalinan, Pasca Persalinan, Dan Hari-Hari Pertama Kehidupan Bayi. Bidan Merupakan Salah Satu Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Peran Penting Dan Strategi Terutama Dalam Penurunan Angka Kematian Ibu Dan Angka Kematian Bayi. Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Individu: Motivasi, Kemampuan Dan Ketrampilan Dalam Mencapai SPM KIA Di Puskesmas. Tujuan : Menganalisa Asosiasi Antara Motivasi, Kemampuan Dan Kepemimpinan Bidan Koordinator KIA Dengan Pencapaian Indikator SPM KIA Di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Metode Penelitian: Jenis Penelitian Observasional Analitik Dengan Rancangan Potong Lintang (Cross Sectional), Populasi Semua Bidan Koordinator KIA Puskesmas Yang Ada Di Kabupaten Jombang Sebanyak 34 Bidan. Pengambilan Sampel Dengan Sampling Jenuh. Yaitu Teknik Pengambilan Sampel Semua Populasi. Variabel Independent Dalam Penelitian Ini Adalah Motivasi, Kemampuan, Dan Kepemimpinan Dan Variabel Dependent Adalah Hasil Pencapaian Standar Pelayanan Minimal KIA. Data Dianalisis Dengan Menggunakan STATA SE Versi 12.0 Hasil : Hasil Penelitian Ini Adalah Adanya Asosiasi Tidak Signifikan Antara Motivasi Dengan Pencapaian SPM KIA Setelah Mengendalikan Tingkat Umur (IRR=0,986; P=0,265) Tidak Ada Asosiasi Antara Kemampuan Dengan SPM KIA Setelah Mengendalikan Tingkat Umur (IRR=1,004; P=0,354), Tidak Ada Asosiasi Antara Kepemimpinan Dengan Pencapaian SPM KIA Setelah Mengendalikan Tingkat Umur (IRR=1,017; P=0,021) Dan Tidak Ada Interaksi Sosial Antara Motivasi, Kemampuan, Dan Kepemimpinan Terhadap SPM KIA Setelah Mengendalikan Tingkat Umur (IRR Motivasi=0,986; IRR Kemampuan=1,004; IRR Kepemimpinan=1,017; IRR Tingkat Umur=0,893; P Motivasi=0,265; P Kemampuan=0,354; P Kepemimpinan=0,0,21; P Tingkat Umur=0,294). Kesimpulan Penelitian Ini Adalah Ada Interaksi Sosial Antara Kepemimpinan Terhadap SPM KIA, Tidak Ada Interaksi Sosial Antara Motivasi Dan Kemampuan Dengan SPM KIA Di Puskesmas Se-Kabupaten Jombang. Kesimpulan Ha Diterima Dan H1 Ditolak. Ada Interaksi Tidak Signifikan Antara Motivasi, Kemampuan Dan Kemimpinan Yang Menjelaskan SPM KIA Sebesar 18,02 % (Pseudor2 = 0,1802), Sedangkan Sisanya (81,08%) Dijelaskan Oleh Variabel Lain Yang Tidak Diamati Dalam Penelitian Ini. Saran: Meningkatkan Koordinasi, Kolaborasi, Dan Bekerjasama Secara Vertikal Dan Horizontal Untuk Melakukan Sinergi Dengan Lintas Program Dan Lintas Sektor Terkait Dalam Mencapai Suatu Tujuan AKI Dan AKB Bisa Ditekan.