Abstrak


Hubungan hiperglikemia dengan kejadian stroke hemoragik pada pemeriksaan multi-slice ct-scan kepala tanpa kontras di rsud dr. moewardi Surakarta


Oleh :
Fernando Feliz Christyan - G.0010079 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Stroke adalah manifestasi klinis yang berkembang cepat melalui suatu lesi fokal yang disebabkan karena tersumbatnya pembuluh darah di otak (stroke iskemik) ataupun karena pecahnya pembuluh darah di otak (stroke hemoragik). Salah satu faktor risiko terjadinya stroke adalah tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Hiperglikemia dapat menyebabkan atherosclerotic pada arteri di otak yang dapat menyebabkan aneurisma serebri yang jika pecah akan menyebabkan terjadinya stroke hemoragik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara hiperglikemia dengan kejadian stroke hemoragik pada pemeriksaan multi-slice CT-Scan kepala tanpa kontras. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus dalam penelitian ini adalah pasien stroke hemoragik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang menjalani pemeriksaan multi-slice CT-Scan kepala, sedangkan kelompok kontrol adalah pasien yang menjalani pemeriksaan CT-Scan kepala diduga stroke hemoragik yang kemudian diketahui non stroke hemoragik. Dengan teknik random sampling didapatkan 70 sampel, yang terdiri dari 46 pasien dengan stroke hemoragik dan 24 pasien non stroke hemoragik. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square, serta diolah dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 10.00 for Windows. Hasil Penelitian: Pada pengujian data didapatkan nilai uji Chi Square (?2) adalah 7,168. Pada tabel kritis Chi Square, jika derajat kebebasan (df) 1, dengan taraf nyata 5% maka didapatkan nilai Chi Square tabel atau nilai kritis adalah 3,84. Sehingga dapat disimpulkan nilai ?2 pengukuran > ?2 tabel; hal ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara hiperglikemia dengan stroke hemoragik. Hasil pengukuran Odds Ratio (OR) menunjukkan hasil 4,263, artinya individu dengan hiperglikemia berpeluang menderita stroke hemoragik 4,263 (4) kali lebih besar daripada individu tanpa hiperglikemia. Simpulan Penelitian: Ada hubungan antara hiperglikemia dengan kejadian stroke hemoragik. Kata Kunci: hiperglikemia, stroke hemoragik, multi-slice CT-Scan, CT-Scan