Abstrak


Penerapan model problem based learning (pbl) dalam pembelajaran ips dengan media visualisasi museum gula gondang winangun untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas viii h smp negeri 1 Surakarta tahun 2013/2014


Oleh :
Supanti - S861208032 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah:untuk mengetahui bagaimanakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPS dengan media visualisasi Museum Gula Gondang Winangun dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Surakarta tahun 2013/2014? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dari hasil penelitian tindakan kelas (PTK) berupa perlakuan (treatment) dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VIII H yang berjumlah 26 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Data penelitian diperoleh dari pengamatan kegiatan pembelajaran, informan, dokumen nilai dan foto kegiatan. Melalui tahapan planning, acting, observing, reflecting yang dilaksanakan dalam tiga siklus dan langkah pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang terdiri dari orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing kegiatan diskusi kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan menyajikan proses pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dengan media visualisasi Museum Gula Gondang Winangun dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan siswa kelas VIII H. Adapun data hasil penelitian sebagai berikut, untuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) IPS kelas VIII SMP Negeri 1 Surakarta adalah 8,0 dengan ketuntasan klasikal minimal 85%. Setelah pemberian perlakuan (treatment) selama tiga siklus hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang dicapai antara lain kemampuan berpikir kritis yang dicapai dari hasil tes dalam siklus I adalah 63.38%, siklus II meningkat hingga 80.76% dan siklus III meningkat sampai 92.30% dengan nilai rata-rata siklus I 76.92, siklus II meningkat sampai 80.72 dan siklus III meningkat hingga 85.0. Sedang nilai kemampuan berpikir kritis dalam diskusi dilihat dari indikator berpikir kritis pada siklus I adalah 73.07%, siklus II meningkat sampai 81.25% dan siklus III meningkat hingga 87.5%. Hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai siklus I adalah 77.31 dan siklus II meningkat sampai 80.38 dan siklus III meningkat hingga 84.81. Dengan ketuntasan dalam siklus I adalah 69.23%, siklus II meningkat sampai 79.92% dan siklus III meningkat hingga 88.4%. Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Media Visualisasi, Pembelajaran IPS, Kemampuan berpikir kritis.