Abstrak


Karakteristik Pekerja Perempuan pada Pabrik Batik Gunawan Setiawan di Kelurahan Kauman Surakarta Tahun 2002


Oleh :
Hanifah Tri Wulandari - K5498022 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) karakteristik pekerja wanita di pabrik Batik Gunawan Setiawan. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pekerja wanita bekerja di sektor batik.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 35 orang dengan jumlah sampel yang diambil 20 orang dengan ciri-ciri pekerja perempuan, memiliki tempat tinggal sendiri, dan berusia 20-50 tahun. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik pekerja wanita di pabrik batik Gunawan Setiawan adalah (1) Dilihat dari tingkat pendidikan yang paling tinggi adalah lulusan SMU berjumlah 12 orang (60%), lulusan SMP ada 5 orang (20%), dan lulusan SD ada 3 orang (15%). Selain pendidikan formal para pekerja juga harus memiliki keahlian dalam membatik. (2) Dilihat dari segi usia, para pekerja termasuk usia produktif yaitu antara usia 21-30 tahun dengan status belum menikah berjumlah 12 orang (60%) dan yang sudah menikah berjumlah 8 orang (40%). (3) Dari segi pendapatan rata-rata Rp 375.000,00 perbulan diterima oleh 12 pekerja (60%) dan Rp 150.000,00 perbulan diterima 8 pekerja (40%). Sedangkan pendapatan yang diperoleh suami rata-rata Rp 375.000,00 perbulan sebanyak 1 orang (12,5%) dan Rp 150.000,00 per bulan sebanyak 7 orang (87,5%) dengan besarnya tanggungan 2-4 anak. (4) Dari segi motivasi pekerja, 18 orang pekerja (90%) menyatakan bahwa alasan mereka bekerja karena keinginan untuk membantu menambah penghasilan keluarga dan hanya 2 orang pekerja (10%) saja yang menyatakan bahwa bekerja karena ingin untuk mengaplikasikan keahlian yang dimiliki. Selain itu pekerja perempuan juga berperan dalam masyarakat yaitu dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti Karangtaruna, PKK, dan kegiatan lainnya. Alasan mereka karena dengan ikut kegiatan masyarakat mereka dapat bersosialisasi. (5) Faktor-faktor yang mendorong pekerja untuk bekerja di pabrik batik karena faktor ekonomi, faktor lingkungan, dan faktor untuk beraktualisasi diri.