Abstrak


Aplikasi metode geolistrik resistivitas untuk pendugaan bidang gelincir tanah longsor di desa Sepanjang, kecamatan Tawangmangu, kabupaten Karanganyar


Oleh :
Fathony Akbar Pratikno - M.0210025 - Fak. MIPA

Identifikasi bidang gelincir menggunakan metode geolistrik resistivitas telah dilakukan di Desa Sepanjang, Kabupaten Karanganyar. Proses akuisisi data menggunakan konfigurasi Wenner dengan spasi elektroda berjarak 2 meter. Alat Resistivitymeter OYO McOHM-EL digunakan untuk menginjeksikan arus ke dalam bumi dan mengukur beda potensial yang ditimbulkan. Proses inversi data resistivitas menggunakan software Res2Dinv untuk permodelan penampang 2 dimensi dan software Rockworks 15 untuk permodelan 3 dimensinya. Hasil intepretasi menunjukkan struktur lapisan pada daerah penelitian berupa top soil jenis lempung pasiran sampai pasir lempungan, lempung dan batuan dari pembekuan dan sedimentasi lava Gunung Lawu. Bidang gelincir diprediksi sebagai lapisan lempung dengan kedalaman 2,70 meter sampai 3,98 meter menjurus ke arah Timur Laut. Kata Kunci : bidang gelicir, tanah longsor, geolistrik resistivitas Indentification of landslide slip surface has been conducted using geoelectric resistivity method in Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Data acquisition process used Wenner array with 2 meters electrode spacing. Resistivitymeter OYO McOHM-EL is used for injecting the current into the subsurface and measuring the potential different. Resistivity data inversion process used RES2DINV software to model the 2 dimensional cross-section data and Rockworks 15 for modelling the 3 dimension. The interpretation result showed that ground structure of this location is predicted as clayey sand/sand clay, clay, the sedimentary and igneous rock form Mt. Lawu lava. The slip surface is a clay layer was found with depth of 2.70 meters until 3.98 meters, and heading to the Notrh-East direction. Keywords : slip surface, landslide, geoelectric resistivity