;

Abstrak


Perbedaan tingkat depresi pada anak penderita thalasemia berdasarkan rentang waktu terdiagnosis.


Oleh :
Tri Kusuma Wardani - S59100800 - Sekolah Pascasarjana

Tri Kusuma Wardani. NIM S 591008004. 2014. Perbedaan tingkat depresi pada anak penderita thalasemia berdasarkan rentang waktu terdiagnosis. Tesis. Pemimbing I : Prof. Dr. dr. Harsono Salimo, Sp. A (K), II : dr. Yulidar Hafidh, Sp. A (K). Program Studi Kedokteran Keluarga Minat Utama Ilmu Biomedik, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang Depresi pada anak merupakan kondisi psikologis yang dapat terjadi pada anak namun seringkali tidak terdeteksi. Kondisi ini lebih sering terjadi pada kondisi penyakit kronis seperti thalassemia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan tingkat depresi pada anak penderita thalasemia berdasarkan rentang waktu terdiagnosis. Subjek dan metode Desain penelitian ini adalah cross sectional yang dilakukan di bangsal hematologi anak dari Juli - Desember 2013. Dari pasien thalassemia yang dirawat, terdapat 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok pasien thalassemia yang terdiagnosis kurang dari satu tahun dan lebih dari satu tahun. Analisis menggunakan uji Mann Whitney untuk menilai perbedaan kedua variabel. Hasil Dari subjek yang diteliti diadapatkan jumlah depresi sedang lebih banyak (n=20), dan tidak didapatkan pasien dengan depresi berat. Usia lebih dari 12 tahun lebih banyak mengalami depresi sedang (n=17). Terdapat perbedaan tidak bermakna pada tingkat depresi antar yang terdiagnosis kurang dari 1 tahun dan lebih dari 1 tahun (Z=-1,523; p = 0,128). Kesimpulan Terdapat perbedaan tidak bermakna pada tingkat depresi antar yang terdiagnosis thalassemia kurang dari 1 tahun dan lebih dari 1 tahun. Kata kunci : Depresi pada anak, thalassemia