Abstrak


Analisis potensi wilayah dan strategi pengembangan peternakan sapi potong di kecamatan Nguntoronadi kabupaten Wonogiri


Oleh :
Wisnu Probo Kuncoro - H.0509070 - Fak. Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya peternakan dan faktor strategis untuk menentukan alternatif dan strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan peternakan sapi potong. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri pada bulan Januari - Februari 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei untuk mengumpulkan data primer dari responden dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yaitu dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonogiri, Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Badan Pembangunan Daerah, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pertanian Kecamatan Nguntoronadi, dan instansi-instansi di tingkat desa/kelurahan di Kecamatan Nguntoronadi. Pengambilan sampel penelitian ditentukan secara convenience sampling dengan jumlah sampel 60 peternak. Analisis data menggunakan analisis Location Quotient (LQ), analisis lingkungan internal dan eksternal, serta analisis SWOT. Hasil analisis LQ menunjukkan nilai sebesar 1,12 yang berarti tergolong sektor basis (>1). Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa alternatif strategi pokok yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha ternak peternakan sapi potong yaitu : mengoptimalkan kemampuan internal peternak serta memanfaatkan ketersediaan sumber daya yang ada untuk meningkatkan usaha peternakan menjadi lebih maju, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dalam mengatasi keterbatasan modal peternak, pengenalan dan penerapan teknologi pengolahan pakan berbasis limbah pertanian, mengoptimalkan kegiatan penyuluhan dan meningkatkan kelembagaan peternak sehingga peternak memiliki kekuatan bersaing dan memiliki daya tawar tinggi. Kata kunci : Sapi Potong, strategi pengembangan, analisis LQ, analisis SWOT This research aims to potential resources identify of farm power and strategic factors to determine alternatives and strategies that can be implemented in develoving the beef cattle. This research done at Nguntoronadi Subdistrict of Wonogiri Regency on January - February 2014. The research method used in the research is survey method to collect the primary data from respondent and the secondary data from the the related agencies those are The Statistics Bureau Centre Of Wonogiri Regency, Department of animal husbandry and maritime, Regional development agency, Agriculture Sub Department at Nguntoronadi Subdistrict, and the institutions at the village level in Nguntoronadi subdistrict. The research sample was taken using convenience sampling with the number of samples 60 breeders. The data analysis was using Location Quotient ( LQ ) analysis, internal and external environment analysis, and SWOT analysis. LQ analysis results showed a value of 1.12 which means belonging to the base sector (> 1). SWOT analysis results indicates that the principal alternative strategy that can be applied in developing beef cattle business as follows : optimalizing the internal ability of breeders resources and utilizing the available nature resources to to increase the beef cattle business scale progressively, in cooperation with the local government in overcoming the limitations of capital breeders, the recognition and application of feed processing technology based agricultural waste, optimize public awareness and improve breeders organization so the breeders have the power to compete and have high bargaining power. Keywords : beef cattle, development strategy, LQ analysis, SWOT analysis