Abstrak


Penggunaan Media Karikatur Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Argumentasi Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas X Sma Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2006/2007


Oleh :
Elen Inderasari - K.1203030 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bahwa penggunaan media karikatur dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis argumentasi pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 5 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reserch) yaitu suatu penelitian yang merupakan bentuk kerjasama/kolaborasi antar peneliti, guru beserta siswa. Sumber data penelitian ini adalah: informan (guru bidang studi bahasa Indonesia, siswa, wakil kepala sekolah bidang kurikulum), Tempat dan peristiwa (kegiatan pembelajaran menulis argumentasi di kelas X.1 SMA Negeri 5 Surakarta), Dokumen (gambar karikatur). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik Pengumpulan Data menggunakan teknik trianggulasi metode, triangulasi sumber data, dan review informan untuk mengetahui keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan melakukan deskripsi secara kualitatif yang disesuaikan dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Proses penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap: (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) pemantauan dan evaluasi, (4) analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media karikatur dapat meningkatkan proses pembelajaran bahasa Indonesia serta keterampilan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 5 Surakarta. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator keberhasilan sebagai berikut: (1) minat siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis meningkat, (2) guru mampu membangkitkan minat siswa, (3) siswa mampu menentukan topik serta argumen yang akan dibuat dalam tulisan argumentasi, (4) guru mampu menggunakan media karikatur dalam pembelajaran menulis argumentasi, (5) guru mampu mengelola kelas dengan baik, (5) keterampilan menulis argumentasi terus siswa meningkat dari siklus I, II, dan III.