Abstrak


Pemetaan Zona Risiko Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Karanganyar Menggunakan Estimasi Densitas Kernel


Oleh :
Retno Jati Sahari - M.0110070 - Fak. MIPA

Terjadinya kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah Dengue (DBD) tahun 2013 di Kabupaten Karanganyar merupakan suatu permasalahan kesehatan. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian yang berkaitan dengan DBD untuk mengantisipasinya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona risiko DBD di Karanganyar menggunakan estimasi densitas kernel. Keunggulan dari metode estimasi densitas kernel yaitu mampu menghitung densitas penderita berdasarkan bandwidth bukan luas wilayah atau jumlah populasi. Penentuan nilai estimasi densitas kernel dipengaruhi oleh jenis fungsi kernel yang digunakan dan bandwidth optimum. Fungsi kernel yang digunakan yaitu Gaussian. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu banyaknya penderita DBD setiap kecamatan di Karanganyar per bulan dari tahun 2010 hingga 2013 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar. Berdasarkan koordinat lokasi setiap kecamatan dapat dihitung bandwidth optimum. Nilai estimasi densitas kernel setiap kecamatan dihitung menggunakan bandwidth optimum. Nilai estimasi densitas kernel dikalikan jumlah penderita di setiap kecamatan untuk mendapatkan nilai estimasi densitas kernel total. Estimasi densitas kernel total digunakan untuk membuat peta zona risiko setiap bulan. Terdapat tiga tingkatan risiko yaitu rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan estimasi densitas kernel, pada tahun 2010 hingga 2013 menunjukkan bahwa Colomadu termasuk kecamatan berisiko tinggi terjadi DBD. Kecamatan yang termasuk berisiko DBD sedang yaitu Gondangrejo dan Jaten dan kecamatan lainnya berisiko DBD rendah.