Abstrak


Kajian dosis pupuk kompos untuk perbanyakan spora mikoriza indigenus habitat pule pandak secara kultur pot dengan inang jagung


Oleh :
Septi Sulistyaning U. - H. 0709110 - Fak. Pertanian

Perbanyakan spora mikoriza indigenus habitat pule pandak secara kultur pot menggunakan pupuk kompos sangat penting dilakukan untuk menyediakan spora guna konservasi pule pandak secara ex situ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos dan jumlah spora mikorizain digenus dari habitat pule pandak pada kultur pot yang dapat menghasilkan jumlah spora mikoriza terbanyak dan efektivitasnya pada tanaman inang jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2013. Sumber inokulum diambil dari habitat pule pandak di hutan jati Wonogiri. Percobaan kultur pot dilakukan di Rumah Kaca dan Laboratorium Kimia dan Biologi Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu dosis pupuk kompos (P0: tanpa pemberian pupuk kompos, P1: Dosis pupuk kompos 1,25 ton/ha, P2: Dosis pupuk kompos 2,5 ton/ha, P3: Dosis pupuk kompos 3,75 ton/ha) dan pemberian jumlah mikoriza (M0: tanpamikoriza, M1: pemberian mikoriza 10 spora/polibag, M2: pemberian jumlah mikoriza 20 spora/polibag, M3: pemberian jumlah mikoriza 30 spora/polibag).Parameter yang diamati yaitu kepadatan spora per 100g, persentase infeksiakar, tinggi tanaman, berat kering akar, berat kering tajuk dan panjang akar. Hasil penelitian menujukkan bahwa interaksi antaradosis pupuk kompos 3,75 ton/ha dengan30 spora per pot menghasilkan kepadatan spora tertinggi yaitu43 spora. Penggunaan 30 spora per pot memberikan hasil efektivitas yang paling baik, yang ditunjukkan oleh panjang akar, berat kering tajuk, berat kering akar dan tinggi tanaman jagung.