Abstrak


Model geographically weighted ordinal multinominal logistic regression (GWOMLR) pada incidence rate (IR) demam berdarah dengue (DBD) di Kota Semarang


Oleh :
Nafsa Amali - M. 0108021 - Fak. MIPA

Kota Semarang mempunyai incidence rate penyakit demam berdarah dengue (DBD) tertinggi di Jawa Tengah. Incidence rate yang tinggi disebabkan oleh faktor demografis, mobilitas dan sosial. Selain itu juga karena adanya pengaruh spasial pada penyebaran DBD. Incidence rate DBD dikategorikan menjadi 3 yakni kategori ringan, sedang, dan berat. Salah satu model regresi dengan kategori tersebut dan dengan pengaruh spasial adalah GWOMLR. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model GWOMLR pada incidence rate DBD dan menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap incidence rate DBD di Kota Semarang. Data yang dipergunakan adalah data DBD yang bersumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh model GWOMLR dengan faktor-faktor yang berpengaruh adalah banyak rumah semi permanen, banyak penduduk kelompok umur 0-15 tahun, dan adanya sarana kesehatan (Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Klinik). Nilai kesesuaian model GWOMLR untuk kategori ringan sebesar 62,50%, kategori sedang sebesar 66,67%, dan kategori berat sebesar 81,25%.