Abstrak


Formulasi tablet ekstrak daun jambu biji (psidium guajava linn.) Sebagai antidiare secara granulasi basah dengan variasi konsentrasi bahan pengikat polivinil pirolidon


Oleh :
Hendrikus Rizki Pratama - M.3510036 - Fak. MIPA

Daun jambu biji dinyatakan berkhasiat sebagai antidiare. Zat utama yang mempunyai khasiat sebagai antidiare ialah tanin. Penggunaan daun jambu biji dapat lebih efisien dengan dibuat sediaan farmasi. Tablet merupakan sediaan farmasi yang praktis, efisien, mudah digunakan. Bahan pengikat sangat berpengaruh terhadap sifat fisik tablet. Polivinil pirolidon sering digunakan sebagai bahan pengikat dalam pembuatan tablet. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan sebuah sediaan tablet yang dibuat secara granulasi basah, serta untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi polivinil pirolidon sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet.
Ekstrak daun jambu biji dibuat secara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Tablet ekstrak daun jambu biji dibuat 3 formula dengan variasi konsentrasi polivinil pirolidon sebagai bahan pengikat. Konsentrasi polivinil pirolidon yang digunakan yaitu FI 2%, FII 5% dan FIII 10%. Setiap formula dilakukan uji sifat fisik granul dan tablet. Data yang diperoleh dibandingkan dengan persyaratan dalam Farmakope Indonesia dan pustaka lainnya serta dilakukan analisis statistik menggunakan uji Shapiro-Wilk kemudian uji ANOVA dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji LSD.
Dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa penggunaan polivinil pirolidon dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap sifat fisik tablet yaitu kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur. Peningkatan konsentrasi polivinil pirolidon meningkatkan kekerasan, mengurangi kerapuhan dan memperlama waktu hancur tablet.
Kata kunci : tablet, daun jambu biji, granulasi basah, bahan pengikat, polivinil pirolidon