Abstrak


Pengaruh pemberian kompos daun jati (tectona grandis l.f.), angsana (pterocarpus indicus willd.) dan mahoni (swietenia mahagoni jacq.) serta kombinasinya terhadap pertumbuhan tanaman carica (carica pubescens lenne & k. koch)


Oleh :
Tesya Novandau Ghaisani - M.0410061 - Fak. MIPA

Angsana (Pterocarpus indicus), jati (Tectona grandis) dan mahoni (Swietenia mahagoni) adalah jenis-jenis pohon dominan di kampus UNS Kentingan yang berpotensi menghasilkan serasah dalam jumlah banyak dan dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kandungan hara dari seresah daun angsana, jati dan mahoni, (2) mengetahui pengaruh pemberian kompos daun angsana, jati dan mahoni serta kombinasinya terhadap pertumbuhan tanaman carica.
Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu uji kandungan hara dan percobaan pemberian kompos.Uji kandungan hara serasah daun angsana, jati dan mahoni dilakukan untuk mengetahui kandungan N, P2O2,K2O, C organik, C/N, Fe, Cu, Zn, Ca dan Mg.Percobaan pemberian kompos pada tanaman carica dirancang dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan: kompos daun jati, mahoni, angsana, jati-mahoni, jati-angsana, mahoni-angsana dan jati-mahoni-angsana masing-masing 5 ulangan. Pengamatan data kuantitatif berupa tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, indeks luas daun, berat basah, berat kering, kandungan klorofil dan kandungan hara tanah. Data dianalisis dengan ANOVA dan jika ada beda nyata diantara kelompok perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan 95 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan C/N tertinggi, Ca dan Mg pada jenis mahoni sebesar 39,22%; 1,06% dan 0,16%. Kandungan N, P2O3 dan K2O tertinggi pada jenis angsana berturut-turut sebesar 3,36%,1,18% dan 3,19%. Pada kandungan C Organik jenis angsana memiliki nilai terendah yaitu 40,58%. Penambahan kompos daun jati, mahoni dan angsana berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi pada 3 MST, jumlah daun pada 12 MST dan klorofil, sedangkan pada pertambahan tinggi 6, 9 dan 12 MST, jumlah daun 3, 6 dan 9 MST, berat basah, berat kering, luas daun dan indeks luas daun tidak berpengaruh nyata.
Kata kunci: kompos jati, angsanadanmahoni, Carica pubescens, pertumbuhan