Abstrak


Evaluasi penatalaksanaan arthrogryposis multiple congenita clubfoot dengan metode ponseti di klinik clubfoot rs ortopedi prof.dr.r.soeharso Surakarta


Oleh :
Hirman Ari Wibawa - S.9309003 - Pascasarjana

Latar belakang: Arthrogryposis merupakan istilah untuk kondisi yang ditandai dengan berkurangnya gerakan, disertai adanya kekakuan sendi yang bersifat kongenital dengan adanya kelemahan otot. Clubfoot pada Arthrogryposis sangat rigid, sehingga sulit untuk dikoreksi dan mudah terjadi relaps. Hasil pembedahanpun ternyata juga menunjukkan angka kegagalan yang tinggi dan mengalami banyak komplikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan metode Ponseti untuk penanganan Clubfoot pada AMC
Metode : Penelitian dilakukan di klinik Clubfoot RS Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta, sejak Agustus 2009 sampai Juli 2013. Setelah diagnosa ditegakkan, dimulai protokol Ponseti dan dievaluasi setiap minggu. Evaluasi penanganan AMC Clubfoot dengan metode Ponseti ada 2 hal: (1) proses terapi (jumlah pengegipan saja atau pengegipan dengan pembedahan (2) hasil terapi (dievaluasi dengan derajat gerakan pasif pada dorsifleksi, heel varus valgus dan forefoot inversi eversi pada kunjungan terakhir lalu dibandingkan dengan Functional Rating System for Clubfoot dan dibandingkan dengan Idiophatic Clubfoot pada kelompok umur sama, lalu diuji statistik).
Hasil : Telah dievaluasi 23 pasien (41 kaki). Didapatkan rata-rata pengegipan sebanyak 6,95 kali. Ada 6 kaki (14,63%) hanya dengan pengegipan saja, 23 kaki (56,09%) diikuti dengan percutaneus ATL, 2 kaki (4,87%) diikuti dengan open ATL, dan 10 kaki (24,39%) diikuti dengan Posterior Release (ATL + Dosal Capsulotomy) untuk menyempurnakan koreksi deformitasnya.Pada evaluasi terakhir dari gerakan pasif pada dorsifleksi ankle, heel varus valgus dan forefoot inversi eversi, semuanya memberikan hasil yang memuaskan. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan Idiopatik Clubfoot yang dilakukan penanganan dengan metode Ponseti pada kurun waktu sama dengan AMC Clubfoot.
Kesimpulan : Metode Ponseti sebagai terapi AMC clubfoot di Rumah Sakit Orthopaedi Soeharso Surakarta memberikan hasil yang memuaskan. Kami menganjurkan metode Ponseti sebagai terapi lini pertama untuk AMC club foot pada anak.
Kata kunci : Metode Ponseti, AMC Clubfoot, Rumah Sakit Ortopedi Soeharso Surakarta, Indonesia