Abstrak


Perbedaan derajat depresi antara pasien stroke serangan pertama dan berulang di rsud dr. moewardi Surakarta


Oleh :
Rurin Ayurinika Putri - G.0011186 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian keempat di dunia. Dari sudut pandang neuropsikiatri, depresi pasca stroke adalah komplikasi yang sering timbul. Depresi tergantung pada derajat keparahan stroke. Depresi pasca stroke yang lebih parah akan muncul pada stroke berulang karena stroke serangan berulang biasanya lebih parah daripada stroke serangan pertama. Disabilitas yang parah pasca stroke secara konsisten terkait dengan peningkatan risiko depresi pasca stroke, baik sedang maupun berat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan derajat depresi antara pasien stroke serangan pertama dan berulang di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober-November 2014 di Bangsal dan Poliklinik Rawat Jalan Saraf RSUD Dr. Moewardi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel berdasarkan atas ciri-ciri atau sifat tertentu yang berkaitan dengan karakteristik populasi, dan karakteristik populasi harus sudah diketahui terlebih dahulu. Alat ukur yang dipakai adalah kuesioner Hamilton Depression Rating Scale (HDRS-17) dan National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS). Diperoleh data sebanyak 50 subjek penelitian dan analisis data menggunakan Chi Square dan uji analisis regresi logistik. Hasil Penelitian: Dari uji statistik Chi Square, perbedaan derajat depresi pada serangan stroke memiliki nilai yang signifikan dengan tingkat kemaknaan p < 0,05 (p = 0,036) (OR = 4,846). Perbedaan derajat depresi pada usia memiliki hasil analisa data yang tidak signifikan dengan p = 0,123. Perbedaan derajat depresi pada derajat keparahan stroke memiliki nilai analisis data yang signifikan dengan p = 0,005 dan OR = 9,061. Dari hasil analisis multivariat, kekuatan hubungan dari terbesar ke terkecil adalah, derajat keparahan stroke (OR = 6,380) lalu kategori serangan stroke (OR = 2,344). Simpulan Penelitian: Pasien dengan serangan stroke berulang mempunyai kemungkinan 2,344 kali untuk mempunyai depresi derajat sedang hingga berat dengan kekuatan hubungan sedang dan pasien stroke dengan derajat keparahan sedang hingga berat mempunyai kemungkinan 6,380 kali untuk mempunyai depresi derajat sedang hingga berat dengan kekuatan hubungan yang kuat. Kata Kunci: depresi pasca stroke, keparahan stroke, stroke serangan pertama, stroke berulang, umur