Abstrak


Hubungan antara religiusitas, motivasi intrinsik, dan kepemimpinan transformasional dengan komitmen berorganisasi pada mudika Jagalan Surakarta


Oleh :
Putri Lagita Edy - G.0110050 - Fak. Kedokteran

Gereja Katolik memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan potensi kaum muda melalui organisasinya, yaitu Mudika. Kontribusi kaum muda dalam Mudika berasal dari kesadaran diri mereka. Salah satu sikap yang dapat menentukan perkembangan dan kesuksesan organisasi yaitu komitmen organisasi. Komitmen berorganisasi dapat dipengaruhi oleh religiusitas, motivasi intrinsik, dan kepemimpinan transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) hubungan antara religiusitas, motivasi intrinsik, dan kepemimpinan transformasional dengan komitmen berorganisasi; 2) hubungan antara religiusitas dengan komitmen berorganisasi; 3) hubungan antara motivasi intrinsik dengan komitmen berorganisasi; 4) hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan komitmen berorganisasi pada Mudika Jagalan Surakarta. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel, sehingga penelitian ini disebut sebagai studi populasi. Sampel penelitian yaitu 55 orang anggota Mudika Jagalan Surakarta. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala komitmen organisasi yang terdiri dari 25 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,854, skala religiusitas yang terdiri dari 24 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,863, skala motivasi intrinsik yang terdiri dari 33 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,927, dan skala kepemimpinan transformasional yang terdiri dari 43 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,959. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai Fhitung = 38,365 > Ftabel = 2,802 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan R 0,843 yang berarti ada hubungan antara religiusitas, motivasi intrinsik, dan kepemimpinan transformasional dengan komitmen berorganisasi. Nilai korelasi sebesar 0,293 dan signifikansi 0,041 (p < 0,05) menunjukkan bahwa secara parsial ada hubungan antara religiusitas dengan komitmen berorganisasi. Hasil perhitungan uji korelasi parsial menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,679 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan antara motivasi intrinsik dengan komitmen berorganisasi. Nilai korelasi sebesar -0,118 dengan signifikansi 0,421 (p > 0,05) pada pengujian korelasi parsial menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kepemimpinan transformasional dengan komitmen organisasi. Nilai R2 (R Square) sebesar 0,710, berarti sumbangan efektif religiusitas, motivasi intrinsik, dan kepemimpinan transformasional secara serentak terhadap komitmen organisasi sebesar 71%. Sumbangan relatif religiusitas terhadap komitmen organisasi sebesar 25,8%. Sumbangan relatif motivasi intrinsik terhadap komitmen organisasi sebesar 81,81%. Sumbangan relatif kepemimpinan transformasional terhadap komitmen organisasi sebesar - 7,61%. Kata Kunci: Komitmen Organisasi, Religusitas, Motivasi Intrinsik, Kepemimpinan Transformasional, Muda-Mudi Katolik (Mudika)