Abstrak


Perbedaan tingkat kemampuan aktivitas kehidupan sehari-hari pada kejadian stroke iskemik serangan pertama dan berulang di rsud dr. moewardi Surakarta


Oleh :
Sausan Hana Maharani - G.0011193 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Stroke adalah gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dan berlangsung selama lebih dari 24 jam. Sekitar 50% pasien pasca stroke memiliki kemandirian terbatas dan perlu bantuan orang lain dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari (AKS). Stroke ulang rentan terjadi dalam tahun pertama setelah serangan awal dan berisiko mempunyai prognosis yang lebih buruk dan cenderung mengalami peningkatan disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemampuan aktivitas kehidupan sehari-hari pada kejadian stroke iskemik pertama dan berulang di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2014 di Poliklinik Rawat Jalan Saraf RSUD Dr. Moewardi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, seleksi dilakukan dengan memeriksa kriteria inklusi dan eksklusi sampel penelitian. Alat ukur yang dipakai adalah kuesioner indeks Barthel dan modified Rankin Scale (mRS). Diperoleh data sebanyak 40 subjek penelitian, terdiri dari 20 pasien stroke serangan pertama dan 20 pasien stroke serangan berulang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik Hasil Penelitian : Menggunakan uji Chi-Square dan dilanjutkan regresi logistik ganda untuk mengandalikan faktor perancu dengan angka kemaknaan (a) = 0.05, didapatkan nilai (p) = 0.042 dan Odds Ratio (OR) sebesar 4.7. Dari hasil regresi logistik ganda diketahui bahwa bahwa variabel yang mempengaruhi tingkat kemampuan aktivitas kehidupan sehari-hari adalah derajat keparahan stroke (OR = 6.5) dan serangan stroke berulang (OR = 4.7). Sedangkan untuk variabel usia dapat diabaikan karena didapatkan hasil yang tidak signifikan (p = 0.088). Simpulan Penelitian : Terdapat perbedaan tingkat kemampuan aktivitas sehari-hari (AKS) yang bermakna antara pasien stroke pertama dan stroke berulang. pasien stroke serangan berulang berisiko 4.7 kali memiliki tingkat AKS yang buruk dibandingkan dengan pasien stroke serangan pertama Kata Kunci : Aktivitas kehidupan sehari-hari (AKS), stroke serangan pertama, stroke serangan berulang.