Abstrak


Hubungan intensitas akses pornografi di internet dengan perilaku seksual remaja di smk negeri 8 Surakarta


Oleh :
Yohanes Suryo Purnomo - G.0107099 - Fak. Kedokteran

Perkembangan teknologi saat ini kian mudah diakses oleh para remaja salah
satunya internet. Beragam informasi yang diakses membuka kesempatan bagi
remaja untuk belajar tentang seksualitas. Akses informasi seksualitas yang
tersedia membuat jerat untuk remaja mengakses situs pornografi. Besarnya rasa
ingin tahu khususnya hal seksualitas yang disediakan pada situs porno menjadikan
para remaja terdorong untuk sering mengakses situs porno. Intensitas akses
pornografi yang dilakukan para remaja memungkinkan bangkitnya dorongan
seksual. Tingginya dorongan seksual yang muncul saat remaja mengakses situs
porno meningkatkan terjadinya perilaku seksual remaja. Remaja yang berpacaran
adalah kelompok yang diduga memiliki kecenderungan terjadinya perilaku
seksual remaja apalagi imajinasi seksual yang muncul saat remaja yang
mengakses situs pornografi semakin dibangkitkan saat remaja tersebut berpacaran.
Penelitian ini menggunakan insidental sampling. Subyek penelitian adalah
130 orang remaja yang terwakili kelas X-XII pada SMK Negeri 8 Surakarta. Alat
ukur yang digunakan pada penelitian ini berbentuk skala perilaku seksual remaja
dan kuesioner intensitas akses pornografi di internet. Alat pengumpul data
perilaku seksual remaja terdiri atas 14 tingkat perilaku seksual mulai dari
berkencan hingga hubungan seksual sedangkan alat pengumpul data intensitas
akses pornografi di internet berisi pertanyaan yang berkaitan dengan durasi dan
frekuensi mengakses situs porno.
Berdasarkan uji hipotesis dengan kendall’s tau didapatkan nilai rxy sebesar
0,175 dan p 0,039 (p< 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan
positif antara intensitas akses pornografi internet dengan perilaku seksual remaja
pada siswa SMK Negeri 8 Surakarata.
Kata kunci : intensitas ,pornografi di internet, perilaku seksual, remaja