Abstrak


Kesesuaian Penggunaan Obat Antipsikotik pada Pasien Skizofrenia Dewasa di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta Periode Januari-Maret 2015


Oleh :
Diah Rakhmawati - M3512011 - Fak. MIPA

INTISARI
Skizofrenia adalah penyakit yang mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan atau perilaku yang aneh dan terganggu. Pada skala global, prevalensi ODS (Orang Dengan Skizofrenia) berkisar antara 0,5-2 % dari jumlah penduduk dunia. Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan sedikitnya ada 400 ribu ODS di Indonesia. Salah satu penanganan skizofrenia dengan menggunakan antipsikotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan antipsikotik pada pasien skizofrenia dewasa di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimental. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling secara retrospektif, dengan criteria inklusi meliputi pasien dengan rentang umur 26-45 tahun, melakukan pemeriksaan fisik di rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta pada bulan Januari - Maret tahun 2015 dengan keluhan utama skizofrenia tanpa penyakit penyerta yang mendapat pengobatan antipsikotik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk table berupa persentase distribusi pasien skizofrenia, persentase penggunaan obat yang diberikan, persentase penggunaan kombinasi obat, jumlah penggantian obat, jumlah penambahan obat, jumlah pengurangan obat dan ketepatan penggunaan obat yang dibandingkan dengan Psychosis and Schizophrenia in Adults The Nice Guideline On Treatment and Management tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan 3 obat antipsikotik terbanyak pada 90 pasien yaitu haloperidol sebanyak 16,24%, risperidon sebanyak 16,18% dan clorpromazine 11,97%. Adapun obat yang sesuai dengan guideline pembanding sebesar 49,07% dan semuannya telah tepat dosis. Kata kunci : Kesesuaian, Antipsikotik, Skizofrenia, Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta
ABSTRACT
Schizophrenia is a disease that affects brain and cause onset of the mind, perception, emotion, movement or behavior that strange and disturbed. On a global scale, the prevalence of ODS (people with schizophrenia) ranged between 0,5-2 % of the world population. Basic health research 2013 showed at least 400 thousand ODS in Indonesia. One of treatment schizophrenia by using antipsychotics. This research aims to know the accuracy of the use antipsychotic drugs in adults schizophrenia patientsof outpatient installation Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. This research was non-experimental type. The approach of the data was retrospectivewith purposive samplingtechniques. Inclusion criteria was include patients with a range of age 26-45 years, conducting a physical examination in outpatient installation Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta in January-March 2015 with a main complaint of schizophrenia without disease companion who got the treatment of antipsychotics. Data analysis is carried out in the descriptive tables in the form of percentage distribution of patients of schizophrenia, the percentage of use of the drug is given, the percentage of the use of a combination of drugs, the number of drug reimbursement, the amount of the addition of the drug, the amount of the reduction of the drug and the precision of the use of the drug compared to Psychosis and Schizophrenia in Adults The Nice Guideline On Treatment and Management 2014. The results showed the use of three highest antipsychotic drug in 90 patients was haloperidol 16,24 %, risperidon 16,18 % and clorpromazine 11,97 %. The drug that in accordance with the guideline for comparison was 49,07 % and all the drugs has been proper doses. Key Words: Conformity, Antipsychotic,Schizophrenia, Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta