Abstrak


Perusahaan tambang batu bara pulu laut Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan tahun 1903 - 1930 (Kajian Sejarah Sosial Ekonomi)


Oleh :
Erdiana Finki Zahroh - C.0509013 - Fak. Ilmu Budaya

Penelitian ini berjudul Perusahaan Tambang Batu Bara Pulu Laut di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 1903-1930. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui gambaran sektor pertambangan di Kalimantan Selatan awal abad ke-20, (2) Untuk mengetahui perkembangan produksi dan ketenagakerjaan di Perusahaan Tambang Batu Bara Pulu Laut tahun 1903-1930, (3) Untuk mengetahui pengaruh sosial ekonomi tambang batu bara Pulu Laut terhadap kehidupan masyarakat Kotabaru periode 1903-1930.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan teknik pengumpulan data dengan metode studi dokumen atau arsip dan studi pustaka. Data yang diperoleh dikritik, baik secara intern maupun ekstern, sehingga menghasilkan fakta-fakta sejarah. Fakta sejarah tersebut kemudian diinterpretasikan dan disusun dalam sebuah historiografi. Sumber yang didapat menggunakan data dari Kantor Arsip yg berupa arsip Dienst van Mijnwezen, Staatsblad, Regeerings Almanak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertambangan di Kalimantan Selatan meliputi minyak, intan, bjih besi, emas, dan batu bara. Ketenagakerjaan pertambangan batu bara terdiri dari orang Belanda, Belanda-Indo, orang-orang pribumi dan para kuli. Dampak dari aktivitas pertambangan menimbulkan pengaruh terhadap sosial ekonomi penduduk setempat yang mengakibatkan kegiatan sosial ekonomi menjadi lumpuh untuk pertanian. Hal ini sebabkan dari adanya dampak aktivitas tambang, berupa lubang-lubang yang tidak terurus, pembuangan air limbah batu bara yang disalurkan ke penampungan kemudian ke sungai tanpa perlakuan yang memadai, merusak dan menghilangkan sebagian sumber penghidupan masyarakat berupa rusaknya sungai dan hutan mangrove tempat hidupnya biota laut, rusaknya hutan rawa tempat hidupnya ikan air tawar, rusaknya lahan pertanian masyarakat, rusak dan hilangnya tempat sumber-sumber air bersih, matinya tanaman karet, berkurangnya produksi lada, dan matinya ratusan ternak kerbau.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini ialah pertambangan batubara Pulu Laut telah memberikan pengaruh sosial ekonomi terhadap kehidupan masyarakat Kotabaru. Adanya aktivitas pertambangan batubara lambat laun sudah dirasakan dampak buruknya oleh masyarakat sekitar tambang batu bara berupa kerusakan sumber daya alam dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat. Karena rusaknya lahan pertanian, bagi yang mata pencaharian bertani tidak dapat bekerja lagi.