Abstrak


Perancangan batik dengan sumber ide bahari dan lingkungan raja ampat


Oleh :
Nike Wijayanti - C.0910029 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Latar belakang proyek Tugas Akhir perancangan ini adalah kebutuhan akan produk batik di Raja Ampat yang terus meningkat, namun motif batik yang berkembang hanya mengolah visual dari burung cendrawasih, tifa dan mahkota. Ide visual yang dikembangkan adalah sumber daya bahari dan lingkungan Raja Ampat. Sumber ide diambil dengan pertimbangan kondisi laut Raja Ampat yang melimpah dengan ditemukannya 610 pulau, 1.074 jenis ikan, 699 jenis moluska dan 537 jenis karang.
Tujuan proyek Tugas Akhir perancangan ini adalah memenuhi kebutuhan batik yang terus meningkat serta memberikan masukan dan inspirasi kepada UKM batik di Raja Ampat. Tujuan lain perancangan ini adalah mengembangkan batik ke wilayah-wilayah yang belum menjadi sentra produksi batik dengan mengembangkan motif yang memiliki ciri khas kedaerahan.
Metode yang dipakai dalam proyek Tugas Akhir perancangan ini yaitu metode desain. Metode ini melewati 3 tahap yakni metode perancangan, konsep perancangan dan visualisasi. Metode perancangan melewati tahap analisis permasalahan, strategi pemecahan masalah, pengumpulan data, uji coba, dan menentukan gagasan awal perancangan. Konsep perancangan meliputi landasan pemikiran untuk perancangan desain tugas akhir. Visualisasi yakni tahap memvisualkan konsep rencana perancangan yang sudah ditulis dalam proses perancangan.
Hasil perancangan tugas akhir yang berjudul perancangan batik dengan sumber ide bahari dan lingkungan Raja Ampat menghasilkan sepuluh desain yang semuanya merupakan desain batik yang bertemakan bahari dan lingkungan Raja Ampat. keseluruhan desain mengolah bentuk-bentuk dari sumber daya alam dan lingkungan yang ada seperti kondisi bawah laut, pulau-pulau, kapal wisata, satwa langka dan desa wisata. Teknik yang digunakan dalam perancangan ini adalah teknik batik tulis dan teknik sulam. Teknik pewarnaan dengan cara dicolet dan dicelup menggunakan zat warna remazol. Penambahan teknik sulam berfungsi sebagai nilai pembeda dengan produk batik yang telah ada.
Kata Kunci: Perancangan, Motif, Batik Raja Ampat, Bahari, Sulam.