Abstrak


Strategi dinas koperasi ukm perindustrian dan perdagangan (diskoperindag) kabupaten pemalang dalam pengembangan pasar tradisional


Oleh :
Adriana Pusparini - D.0111003 - Fak. ISIP

Pasar Tradisional di Kabupaten Pemalang memiliki kontribusi yang besar dalam peningkatan PAD setiap tahunnya. Pendapatan pasar tradisional memang menjadi tumpuan bagi peningkatan PAD di Kabupaten Pemalang. Namun saat ini semakin banyak mini market dan pusat perbelanjaan modern yang bermunculan, membuat masyarakat enggan untuk berbelanja di pasar tradisional. Terlebih lagi kondisi pasar tradisional yang memiliki stigma buruk, yakni kumuh, kotor, bau, dan semrawut membuat masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern. Oleh karena itu dibutuhkan strategi yang tepat untuk dilakukannya pengembangan pasar tradisional oleh pihak yang berwenang yakni Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang dalam pengembangan pasar tradisional.
Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purpsosive Sampling. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknis analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang dalam pengembangan pasar tradisional secara umum sudah dilakukan dengan cukup baik. Strategi yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar melalui pembangunan infrastruktur dan revitalisasi pasar rakyat; meningkatkan fasilitas pendukung pasar guna terciptanya pasar rakyat yang bersih, tertib, dan indah; merubah kesan pasar yang becek, kotor dan sumpek melalui peningkatan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang dan pengunjung; serta meningkatkan daya saing pasar rakyat/daerah ditengah maraknya pasar modern dan swalayan. Tetapi di lapangan masih ditemukan masalah, yaitu tingkat kesadaran pedagang yang masih rendah di dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar tradisional.