Abstrak


Kearifan lokal pemanfaatan mataair di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri tahun 2014 (Untuk Memperkaya Materi Pembelajaran Geografi Kompetensi Dasar Menganalisis Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Kelas XI Semester I)


Oleh :
Irfan Nur Zaini - K.5410027 - Fak. KIP

Penelitan ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis persebaran mataair di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. (2) Mengetahui pemanfaatan mataair di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri, (3) Mengidentifikasi jenis jenis kearifan lokal yang berhubungan dengan pemanfaatan dan pelestariaan mataair di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan keruangan. Data primer diperoleh dari observasi, wawancara dan survey lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan menjadi tiga hal (1) Mataair di Kecamatan Giriwoyo tersebar di 6 Desa, yaitu Desa Girikikis, Desa Tirtosuworo, Desa Platarejo, Desa Sejati, Desa Guwotirto dan Desa Giriwoyo. Jumlah keseluruhan mataair 38 mataair, 5 dari mataair tersebut belum diberi nama. Pola sebaran mataair mengelompok dan memanjang mengikuti batas karst dan non karst, memusat dan menyebar. (2) Pemanfaatan mataair di Kecamatan Giriwoyo sebagian besar dimanfaatkan oleh warga sekitar mataair, terdapat satu mataair yaitu mataair Kakap yang dikelola oleh PDAM. Pemanfaatannya dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari (masak, cuci, mandi), kebutuhan ternak (minum, makanan tambahan), perikanan, peternakan, industri kecil dan pertanian (sawah dan tegalan). (3) Kearifan lokal terhadap mataair terbagi menjadi 2 prinsip dasar, yang pertama masih menggunakan cara berfikir tradisional yaitu dengan tradisi dan kepercayaan serta nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Tradisi berupa rangkaian rasulan dan bersih desa, tradisi wiwitan dan kepercayaan berupa penjaga gaib (danyang) serta nilai-nilai aturan yaitu tidak boleh bersikap sembarangan di lokasi mataair, tidak boleh menebang pohon dilokasi mataair, tidak boleh mengambil ikan dilokasi mataair. Sedangkan yang ke dua merupakan masyarakat modern yang telah berfikir rasional untuk menjaga dan melestarikan mataair serta pemanfaatannya yaitu dengan reboisasi, konservasi tanah dan konservasi daerah resapan.
Kata kunci: Kearifan Lokal, Mataair, Pemanfaatan dan Pelestarian