Abstrak


Identifikasi dan elusidasi struktur senyawa curcumenol dan procurcumenol dari fraksi d ekstrak etil asetat rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val & Zijp)


Oleh :
Illu Astari Trisetyaningtyas - M.0308040 - Fak. MIPA

Curcuma heyneana merupakan tumbuhan yang mempunyai banyak
manfaat di dunia kesehatan. Senyawa yang terkandung di dalamnya berperan
penting terhadap khasiat yang ditimbulkan. Seskuiterpenoid merupakan senyawa
golongan terpenoid yang mempunyai 15 atom karbon.
Isolasi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut etil asetat
(Ayuningsih, 2013). Metode pemisahan dan pemurnian dilakukan dengan
kromatografi kolom flash menggunakan fasa diam silika gel dan eluen n-heksana :
etil asetat. Isolat diidentifikasi kemurniannya dengan kromatografi lapis tipis.
Penentuan struktur senyawa menggunakan FTIR, GC-MS, 13C NMR, 1H NMR,
HSQC, dan HMBC.
Spektrum 13C NMR fraksi D22 menunjukkan terdapat 15 atom karbon.
Spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus O-H dan C-O. Spektrum GC-MS
menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung mempunyai massa molekul 234.
Kemungkinan senyawa yang terkandung pada fraksi D22 adalah golongan
seskuiterpenoid dengan tipe guaian yaitu curcumenol. Spektrum 13C NMR fraksi
D33 menunjukkan terdapat 15 atom karbon. Spektrum FTIR menunjukkan adanya
gugus O-H dan C=O. Spektrum GC-MS menunjukkan bahwa senyawa yang
terkandung mempunyai massa molekul 234. Kemungkinan senyawa yang
terkandung pada fraksi D33 adalah golongan seskuiterpenoid dengan tipe guaian
yaitu procurcumenol.
Kata Kunci: Curcuma heyneana, identifikasi, curcumenol, procurcumenol