Abstrak


Stiffness Properties of Semi-Flexible Pavement


Oleh :
Hesham Mustafa Salem Alaber - S941302035 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah membuat desain semi perkerasan lentur dan mengamati kinerja. Semi perkerasan lentur sebagai desain yang kompeten dalam pelaksanaan semi perkerasan lentur di jalan yang padat lalu lintas, namun merupakan masalah penting.
Makadam grouted, isi kunci semi perkerasan lentur, dibuat oleh sedikit modifikasi dari standar Indonesia. Semi perkerasan lentur dirancang berhasil di laboratorium dan parametrik yang berbeda dan uji penting seperti porositas, densitas, stabilitas, kemampuan mengalir, Marsekal Dipertanyakan, Marsekal Cone, kuat tekan dan langsung tarik modulus kekakuan dieksekusi secara efektif.
Stabilitas maksimum tiga jenis aspal ditemukan di kadar aspal yang berbeda. Nilai kuat tekan terbaik bubur semen dan digrout makadam diukur pada 1, 7 dan 28 hari.
Pada uji Marsh Cone, bubur semen yang paling efektif digunakan hanya 9,7 detik melepaskan dari gerbang pembuangan Marsh kerucut, sedangkan yang paling lambat mengambil 9 menit 56,4 detik. Kadar aspal yang diperoleh pada stabilitas tertinggi adalah 4,3, 4,2 dan 3,8 untuk 60/70, Retona dan Polymer aspal masing-masing. The Retona aspal menunjukkan nilai kekuatan maksimum tekan
sekali periode jeda berbagai waktu. The 60/70 aspal menunjukkan tarik tak langsung nilai modulus kekakuan tertinggi, 13.140 MPa, sedangkan polimer menunjukkan nilai tarik tak langsung kekakuan modulus termurah, 8589 MP, di 30ºC. Pada akhirnya, desain yang diusulkan perkerasan lentur semi penelitian ini sangat dianjurkan untuk memanfaatkan untuk perbaikan lebih lanjut dari jalan lalu lintas yang padat seperti yang terlihat untuk meminimalkan retak permukaan, rutting, dan raveling, yang menyebabkan lubang dan kerugian partikel secara substansial.
Kata kunci: perkerasan Semi fleksibel, Marshal Cone, langsung tarik modulus kekakuan, grouting Macadam, Kuat Tekan