Abstrak


Efektivitas Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Tutor Sebaya dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Bangun Datar ditinjau dari Kecerdasan Majemuk Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri di Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014


Oleh :
Miftachudin - S851302048 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap prestasi belajar pada materi segiempat ditinjau dari kecerdasan ganda peserta didik. Model pembelajaran yang dibandingkan adalah model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dengan tutor sebaya, model pembelajaran kooperatif TSTS, dan model pembelajaran langsung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3 3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri Se-Kabupaten Kebumen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 288 siswa, dengan rincian 95 siswa pada kelas eksperimen I, 96 siswa pada kelas eksperimen II, dan 97 pada kelas kontrol. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.
Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) Model pembelajaran TSTS dengan tutor sebaya menghasilkan prestasi belajar peserta didik lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS, model pembelajaran koopertif tipe TSTS menghasilkan prestasi belajar yang sama dengan model pembelajaran langsung, dan model pembelajaran TSTS dengan tutor sebaya menghasilkan prestasi belajar peserta didik yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. (2) Peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis, kecerdasan linguistik dan kecerdasan interpersonal memiliki prestasi peserta didik yang sama. (3) Pada model pembelajaran TSTS dengan tutor sebaya, model pembelajaran TSTS dan model pembelajaran langsung, peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis, kecerdasan linguistik dan kecerdasan interpersonal memiliki prestasi peserta didik yang sama. (4) Pada peserta didik dengan kecerdasan matematis-logis, kecerdasan linguistik dan kecerdasan interpersonal, model pembelajaran TSTS dengan tutor sebaya menghasilkan prestasi belajar peserta didik lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS, model pembelajaran koopertif tipe TSTS menghasilkan prestasi belajar yang sama dengan model pembelajaran langsung, dan model pembelajaran TSTS dengan tutor sebaya menghasilkan prestasi belajar peserta didik yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung.
Kata kunci: TSTS dengan tutor sebaya, Two Stay Two Stray, Prestasi Belajar, Kecerdasan.