Abstrak


Prediksi Pasok dan Kebutuhan Air Sungai Ciliwung Ruas Bendung Katulampa-Jembatan Panus Depok


Oleh :
Slamet Rahman Raharjo - I0107137 - Fak. Teknik

ABSTRAK
Jakarta merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan air juga semakin besar. Sungai Ciliwung menjadi salah satu sumber air yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah ini. Penelitian bertujuan untuk mengetahui debit yang bisa diandalkan di Sungai Ciliwung ruas Bendung Katulampa-Jembatan Panus Depok dan mengetahui kondisi water balance nya. Analisis prediksi kebutuhan air hanya mengacu pada kebutuhan domestik saja.
Data hujan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hujan dari stasiun penakar hujan Gunungmas, Gadok, Katulampa, dan Cibinong. Data hujan selanjutnya diuji keabsahan/kepanggahannya menggunakan RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) dan menghasilkan data yang panggah. Kebutuhan air domestik diperhitungkan berdasarkan kebutuhan bulanan dikalikan jumlah penduduk dengan besar kebutuhan per individu 100lt/hari. Debit andalan dalam penelitian ini dihitung berdasarkan data hujan yang ditransformasikan menjadi debit menggunakan bantuan software HEC-HMS. Parameter yang digunakan adalah standar lag sebesar 0,6 dan peaking koefisien sebesar 0,2. Debit andalan yang digunakan adalah 80% yang diperoleh dengan metode Weibull.
Hasil analisis menunjukkan bahwa debit andalan rerata pada ruas Bendung Katulampa-Jembatan Panus Depok adalah berkisar antara 0.012-13.31 m3/dtk. Perkiraan besar debit tahun 2022 menggunakan model Thomas Fiering menghasilkan debit antara 0.26-23.01 m3/dtk. Dengan besar debit andalan tersebut menunjukkan kondisi neraca air mengalami kekurangan air terutama pada saat musim kemarau.
Kata kunci: Sungai Ciliwung, Alokasi Air.
ABSTRACT
Jakarta is a region in indonesia with high population density. This condition makes a big problem abaut  water needs. Ciliwung river is  one of the reliable sources of water to meet the water needs of the region. In the Ciliwung River weir segment Katulampa-Bridge Panus Depok there making plenty of water for domestic and irrigation purposes. If the decision is not well controlled will lead to a decline in water quality kuanitas and Ciliwung River. The study aims to determine the reliable discharge of Ciliwung River weir segment Katulampa-Bridge Panus Depok and determine the condition of water balance (water balance) it. Analysis of water demand predictions refer to domestic needs.
Rainfall data used in this study is a graduated station rainfall data from rainfall Gunungmas , Gadok , Katulampa , and Cibinong . Rainfall data were tested for validity / kepanggahannya use RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) and generates data panggah . Domestic water demand is calculated based on the monthly needs multiplied by a large number of residents per individual needs 100lt / day . Debit mainstay in this study was calculated based on rainfall data were transformed into discharge using HEC-HMS software assistance.The parameter used are standard lag of 0,6 and peking coefficientof 0,2. Flow mainstay used is 90% that obtained from analysis with Weibull method.
Result of the analysis indicated that the mainstay discharge river in Katulampa weir-Panus Bridge Depok reach ranged from 0.012 m3/s-13.31 m3/s. Flow forecast for 2022 with Thomas Fiering show that Ciliwung river have mainstay flow ranged from 0.26-23.01 m3/s. This mainstay flow predicted not sufficient for the domestic needs especially when dry season.
Keyword: Ciliwung River, Water Needs,