Abstrak


Hubungan antara kebiasaan mengudap dengan kemampuan kognitif mahasiswa progam studi kedokteran fakultas kedokteran uns


Oleh :
Satriya Teguh Imam - G.0012206 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Kemampuan kognitif adalah keterampilan yang berbasis pada kerja otak yang diperlukan untuk melakukan berbagai tugas, mulai dari tugas yang paling sederhana sampai yang paling kompleks seperti belajar, mengingat, memecahkan masalah, dan memperhatikan seseorang. Kemampuan kognitif manusia dipengaruhi faktor usia, genetik, jenis kelamin, pendidikan, riwayat penyakit, faktor gizi, lingkungan sosial, dan aktivitas. Pemenuhan kebutuhan gizi dapat melalui makan berat dan juga mengudap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengudap dengan kemampuan kognitif seseorang.
Metode:Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran UNS semester 3 sebanyak 70 orang. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner kebiasaan mengudap untuk mengetahui jenis dan frekuensi mengudap, Nonsense Syllable Test untuk menilai kemampuan kognitif. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman dan hubungan dikatakan signifikan bila p < 0,05.
Hasil: Hasil uji korelasi Spearman didapatkan hubungan bermakna untuk hubungan jenis kudapan dengan kemampuan kognitif (p = 0,024) dan hubungan yang tidak bermakna untuk hubungan antara frekuensi mengudap dengan kemampuan kognitif (p = 0,179).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan mengudap dengan kemampuan kognitif.
Kata Kunci: kemampuan kognitif, frekuensi mengudap, jenis kudapan, mahasiswa kedokteran