Abstrak


Hubungan Penyesuaian Diri dan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Hardiness pada Remaja yang Mengalami Residential Mobility di Keluarga Militer


Oleh :
Sharen Junifa Clarabella - G0111078 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK
Residential mobility merupakan kepindahan individu dari satu lokasi ke 
lokasi lain yang menyebabkan perubahan tempat tinggal dan sekolah atau
kombinasi keduanya. Tingkat residential mobility yang tinggi dapat ditemukan di
keluarga militer yang setidaknya akan mengalami kepindahan setiap 1-2 tahun
sekali. Residential mobility menjadi pengalaman besar yang berpengaruh bagi
remaja dan menjadi sumber stres tersendiri karena kaitannya dengan tuntutan
menyesuaikan diri dan minimnya dukungan teman sebaya yang tersedia di
lingkungan baru. Dampak negatif residential mobility dapat diminimalkan dengan
memiliki kepribadian tangguh atau hardiness yang dapat membantu remaja
menghadapi lingkungan yang berubah-ubah. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan penyesuaian diri dan dukunga sosial teman sebaya dengan
hardiness, hubungan antara penyesuaian diri dengan hardiness, dan hubungan
antara dukungan sosial teman sebaya dengan hardiness pada remaja yang
mengalami residential mobility di keluarga militer. 
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 65
remaja yang mengalami residential mobility dari keluarga militer yang berdinas di
kesatuan Korem 074/Warastratama Surakarta dan bertempat tinggal di asrama
militer. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen
yang digunakan adalah skala hardiness, skala penyesuaian diri, dan skala dukungan
sosial teman sebaya. 
Hasil analisis data menggunakan regresi linear berganda diperoleh nilai uji
F hitung 11,473 > F tabel 3,145, p < 0,05, dan nilai R = 0,520. Nilai R
ix 2 dalam penelitian ini sebesar 0,270 atau 27% berarti sumbangan efektif penyesuaian diri sebesar 25,21% dan sumbangan efektif dukungan sosial teman sebaya sebesar 1,79%. Secara parsial, terdapat hubungan antara penyesuaian diri dengan hardiness (r
x1y =0,152, p < 0,05); serta tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebayadengan hardiness (rx2y = 0,019, p > 0,05).  Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan sosial teman sebaya dengan hardiness, terdapat hubungan antara penyesuaian diri dengan hardiness, dan tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan hardiness.