Abstrak


Hubungan kebisingan dan tekanan panas dengan tekanan darah pekerja weaving pt. iskandar indah printing Surakarta


Oleh :
Magdalena - R.0212027 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Tingginya angka kecelakaan diakibatkan oleh adanya kebisingan dan tekanan panas yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Adanya gangguan peningkatan darah disebabkan karena pekerja tidak memakai alat pelindung diri pada saat bekerja dan kurangnya ventilasi yang menyebabkan ruangan panas dan tekanan darah pekerja meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan dan tekanan panas dengan tekanan darah pekerja Weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. 

Metode : Metode Penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah Pekerja Unit Weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Sampel didapatkan dengan teknik Simple Random Sampling  yaitu 60 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pengukuran kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter, pengukuran tekanan panas dengan menggunakan Heat Stress Area dan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan Tensi Meter Digital. Teknik pengolahan dan analisis data dengan menggunakan uji Correlation Spearman dan menggunakan Uji Regresi Linear Ganda dengan SPSS Versi 17.

Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kebisingan dan tekanan darah dengan nilai signifikansi p-value = 0.000 dan terdapat hubungan tekanan darah dengan tekanan panas dengan  nilai signifikan p-value = 0.000 serta terdapat hubungan kebisingan dan tekanan panas dengan tekanan darah didapatkan tekanan panas dengan koefisien 0,968 ke aah positif (+) dan kebisingan dengan koefisien 0.607 ke arah positif (+) maka yang paling dominan adalah hubungan tekanan panas dengan tekanan darah. 

Kesimpulan : Terdapat hubungan kebisingan dan tekanan panas dengan tekanan darah pada pekerja Weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta.

Kata Kunci : Kebisingan, Tekanan Panas, Tekanan Darah