Abstrak


Hubungan pemberian asi eksklusif dan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ispa) pada bayi dan anak usia 7 bulan – 5 tahun


Oleh :
Nadia Ayu Irma Nindiyastuti - R.1115062 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang paling ideal bagi bayi. ASI sebaiknya diberikan minimal hingga bayi berusia enam bulan atau yang sering disebut ASI eksklusif. Salah satu manfaat pemberian ASI eksklusif bagi bayi adalah dapat mencegah berbagai macam penyakit termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada bayi dan anak usi 7 bulan – 5 tahun. 

Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Besar sampel adalah 102 bayi dan anak usia 7 bulan – 5 tahun yang memenuhi kriteria retriksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara ASI eksklusif dan kejadian ISPA. Teknik analisis data menggunakan Odds Ratio. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Sebagian besar bayi dan anak usia 7 bulan – 5 tahun yang memiliki riwayat pemberian ASI eksklusif mengalami ISPA jarang (60,8 %). Sebagian besar bayi dan anak usia 7 bulan – 5 tahun yang tidak memiliki riwayat pemberian ASI eksklusif mengalami ISPA sering (78,4 %). Berdasarkan hasil analisis data dengan uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p=0,000 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian ISPA pada bayi dan anak usia 7 bulan – 5 tahun dengan nilai Odds Ratio (OR)=5,64.

Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Bayi dan Anak Usia 7 Bulan – 5 Tahun.

Kata Kunci : ASI eksklusif, ISPA, bayi, anak