Abstrak


Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Pembelajaran Kolaboratif


Oleh :
Riah Wiratningsih - 197608132000032001 - Staf

PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DAN PEMBELAJARAN
KOLABORATIF
Abstrak
Perguruan tinggi sebagai titik kulminasi dalam proses pendidikan harus
menyiapkan lulusannya agar menjadi profesional yang diakui di dunia
internasional. Dalam hal ini, dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan
mempunyai tugas utama untuk mentransformasikan, mengembangkan, dan
menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi adalah
institusi yang paling cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pengelolaan/manajemen
perpustakaan sebagai unsur pendukung dalam pembelajaran. Salah satunya
adalah pembelajaran koloboratif, di mana mahasiswa dituntut untuk menemukan
solusi yang meruang dan mewaktu terhadap suatu permasalahan dengan berpikir
kreatif dan membuat keputusan yang tepat melalui proses diskusi, debat, bertukar
pikiran, maupun hasil telaah bersama. Aktivitas atau kegiatan ilmiah tersebut
akan menciptakan atmosfer akademik yang “sehat” di perguruan tinggi. Adapun
upaya pustakawan dalam mendukung proses pembelajaran kolaboratif di
perguruan tinggi adalah: (1) Reinventing perpustakaan dengan memanfaatkan
teknologi informasi, (2) Kolaborasi dengan sivitas akademika (dosen dan
mahasiswa) meliputi penggunaan silabus, pembelajaran berbasis perpustakaan,
literasi informasi, dan memanfaatkan secara maksimal database berbayar yang
dilanggan (misalnya: turnitin, scopus) sebagai sarana diskusi virtual.
Menumbuhkan masyarakat belajar untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat
akan menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggungjawab terhadap
permasalahan negara. Inilah sebenarnya salah satu kontribusi paling penting
dari pembelajaran kolaboratif dalam membangun negara.


Kata kunci: reinventing perpustakaan, pembelajaran berbasis perpustakaan,
literasi informasi, pembelajaran kolaboratif