Abstrak


Hubungan kadar karbon monoksida dalam darah (cohb) dengan kelelahan pada pedagang kuliner di depan


Oleh :
Nur Hayati - R.0212036 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang : Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas bersifat toksik yang bersumber dari asap kendaraan bermotor. Gas CO yang terhirup berikatan dengan hemoglobin membentuk karboksihemoglobin (COHb) sehingga tubuh kekurangan oksigen dan menyebabkan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar karbon monoksida dalam darah (COHb) dengan kelelahan pada pedagang kuliner di depan Pusat Grosir Solo.
Metode : Penelitian dilakukan menggunakan metode observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional dan teknik simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 38 responden dari 70 populasi pedagang kuliner di depan Pusat grosir Solo. Pengambilan data melalui pengukuran konsentrasi COHb menggunakan Spectrophotometer, dan pengukuran kelelahan kerja menggunakan Reaction Timer. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan uji statistik Korelasi Pearson menggunakan program komputer SPSS Versi 18.
Hasil : Uji Korelasi Pearson kadar COHb dengan kelelahan menunjukkan bahwa ada korelasi signifikan dengan p value = 0.009, r = 0.418 dengan nilai arah korelasi positif (+) atau searah dan kekuatan korelasi sedang antara kedua variabel.
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara kadar COHb dengan kelelahan pada pedagang kuliner di depan PGS Surakarta.
Kata Kunci : Karbon Monoksida, COHb, Kelelahan dan Pedagang.