Abstrak


Studi Komparasi Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian


Oleh :
Yonawan Ratna - E.0012401 - Fak. Hukum

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong perkembangan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah di Indonesia, serta perbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian hukum ini bersifat preskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan perbandingan. Sumber bahan hukum menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum berupa studi kepustakaan. Teknik analisis yang digunakan adalah deduktif.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan kesimpulan bahwa erbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian tidak banyak, keduanya hampir sama pengaturannya, namun yang membedakan adalah Asuransi Syariah menggunakan prinsip syariah dan prinsip tolong-menolong, serta terdapat kekurangan lainnya yaitu diperlukannya undang-undang khusus Asuransi Syariah agar Asuransi Syariah lebih berkembang, dan belum diaturnya Dewan Pengawas Syariah. Faktor-faktor pendorong perkembangan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah di Indonesia merupakan kajian yang terletak pada analisis pertumbuhan  asuransi yang mengalami pertumbuhan yang tinggi setiap tahunnya, baik Asuransi Konvensional maupun Asuransi Syariah yang secara natural didorong oleh perkembangan regulasi, Pendapatan Domestik Bruto, demografi, rasio ketergantungan, pendidikan masyarakat, pandangan masyarakat, serta pendirian. Namun, tidak hanya terdapat faktor pendorong perkembangan asuransi, tetapi juga terdapat faktor penghambat perkembangan asuransi.

  Kata Kunci: Komparasi, Asuransi Konvensional, Asuransi Syariah.