Abstrak


Hubungan Permainan dengan Skor Ketakutan Anak Usia 1 – 5 Tahun Saat Pemeriksaan Fisik di Rumah Sakit


Oleh :
Dyah Krisnawati Satia Pratiwi - R1115030 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Bermain merupakan salah satu cara untuk membantu anak beradaptasi dengan lingkungan yang asing dan sebagai salah satu terapeutik atau disebut juga rangkaian aktivitas yang berpusat pada proses penyembuhan Tahapan pemeriksaan pada anak mempunyai beberapa kendala, salah satunya adalah saat pemeriksaan fisik. Anak usia 1-5 tahun biasa merasa ketakutan ketika akan dilakukan pemeriksaan fisik. Anak cenderung rewel dan membuat pemeriksaan sulit dilakukan.

Tujuan: Mengetahui hubungan permainan dan skor ketakutan anak usia 1 – 5 tahun saat pemeriksaan fisik di rumah sakit.

Metode: Desain quasy experimental dengan pretest posttest with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling dan jumlah responden 30 responden. Alat pengumpulan data adalah lembar observasi CHEOPS. Uji statistik yang digunakan adalah Mann Whitney pada saat pretest dan Uji T tidak berpasangan saat posttest.

Hasil: Hasil uji pretest dengan uji Mann Whitney diperoleh nilai p = 0.269 dan posttest menggunakan Uji T tidak berpasangan diperoleh nilai p = 0.000, yang dapat disimpulkan nilai p < 0.05 artinya terdapat hubungan bermain terhadap skor ketakutan anak saat pemeriksaan fisik di rumah sakit.

Kesimpulan: Terdapat hubungan bermain terhadap skor ketakutan anak saat pemeriksaan fisik di rumah sakit.

<!--[if gte vml 1]>

Kata kunci : Permainan, Skor Ketakutan Anak, Pemeriksaan Fisik