Abstrak


Penjadwalan batch dinamis pada sistem produksi flow shop untuk meminimasi rata-rata keterlambatan penyelesaian order (mean tardiness) dan jumlah scrap tuang di CV. Kembar Jaya


Oleh :
Anik Septiani - I0302553 - Fak. Teknik

ABSTRAK CV. Kembar Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengecoran logam yang menerapkan sistem manufaktur Make-to-order (MTO). Karakteristik sistem penjadwalan di CV. Kembar jaya adalah penjadwalan batch dinamis yang diproses pada sistem produksi flow shop. Metode penjadwalan yang diterapkan oleh pihak perusahaan saat ini kurang baik sehingga menimbulkan keterlambatan penyelesaian order dan sisa logam cair (scrap tuang) yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan prosedur penjadwalan ulang (rescheduling) yang mampu memperbaiki performansi sistem yang bermasalah. Pemecahan masalah dilakukan dengan mengembangkan algoritma penjadwalan batch dinamis untuk meminimasi rata-rata keterlambatan penyelesaian order (mean tardiness) dan jumlah scrap tuang. Algoritma penjadwalan batch ini terdiri dari tahap inisialisasi penyetingan area molding dan lima sub algoritma. Order akan diurutkan dan dipecah menjadi batch dengan sub algoritma pengurutan order dan penentuan ukuran batch, kemudian setiap batch akan ditentukan alokasi area molding yang akan digunakan untuk membuat cetakan dengan menggunakan sub algoritma kesiapan area. Setelah pengalokasian area maka setiap batch akan diidentifikasi suhu tuang untuk mencegah adanya suhu drop (tidak layak tuang) dengan sub algoritma penentuan waktu tuang dan kemudian batch akan dijadwalkan ke setiap stasiun kerja dengan sub algoritma penjadwalan batch. Kemudian lingkungan dinamis ditangani dengan mengembangkan sub algoritma penjadwalan ulang jika ada order baru masuk di shop floor. Berdasarkan aplikasi algoritma penjadwalan diperoleh hasil rata-rata keterlambatan penyelesaian order (mean tardiness) sebesar 7,39 jam atau dapat meminimasi sebesar 65,72% dari mean tardiness berdasarkan hasil penjadwalan menggunakan metode penjadwalan yang diterapkan perusahaan saat ini. Penerapan algoritma penjadwalan yang dikembangkan ini juga dapat meminimasi jumlah scrap tuang yaitu menjadi 0 kg atau 100%. Kata Kunci : Penjadwalan batch, mean tardiness, scrap tuang, dinamis, flow shop.