Abstrak


Pengaruh Pendekatan Ketrampilan Proses pada Pembelajaran Fisika terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Ditinjau dari Keadaan Awal pada Pokok Bahasan Gaya dan Percepatan di SMP


Oleh :
Aris Budi Santosa - K2302506 - Fak. KIP

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) Perbedaan pengaruh pembelajaran menggunakan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dan metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. (2) Perbedaan pengaruh keadaan awal siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. (3) Ada tidaknya interaksi antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode pembelajaran dengan keadaan awal siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 1 Sambi Tahun Ajaran 2006/2007 yang terdiri 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel terbagi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dan masing-masing kelas terdiri dari 40 siswa, sehingga jumlah anggota sampel keseluruhan adalah 80 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik tes. Data dianalisis dengan teknik anava dengan prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah uji prasyarat terpenuhi, dilakukan pengujian hipotesis dengan anava dua jalan frekuensi sel tak sama dan dilanjutkan uji Scheffe. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. {(Fa=11.173)>(Ftabel=3.97)}. (2) Ada perbedaan pengaruh antara Keadaan Awal kateori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Kemampuan kognitif Fisika siswa. {(FB= 41.815)>(Ftabel=3.97)} (3) Tidak terdapat interaksi pengaruh antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses dengan keadaan awal terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa {(Fab= 0.464)<(Ftabel = 3.97)} Sedangkan uji lanjut anava dengan metode Scheffe dapat disimpulkan bahwa: 1. Komparasi rerata antar baris terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dengan metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa pokok bahasan Gaya dan Percepatan dengan harga FA12 = 14.875 > Ftabel = 3.97. Rerata kemampuan kognitif siswa yang diberi pengajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen adalah XA1 = 67.68 dan pendekatan ketrampilan proses melalui metode demonstrasi XA2 = 60.63. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan ketrampian proses melalui metode eksperimen memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan kognitif siswa dari pada pendekatan ketrampilan proses melalui metode demonstrasi. 2. Komparasi rerata antar kolom terdapat pengaruh yang signifikan antara keadaan awal kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan Gaya dan Percepatan dengan harga FB = 45.361 > Ftabel = 3.97. Rerata kemampuan kognitif siswa yang mempunyai keadaan awal kategori tinggi adalah XB1 = 70.46154 dan siswa yang mempunyai keadaan awal kategori rendah adalah XB2 = 58.14634. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa yang mempunyai keadaan awal kategori tinggi memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan kognitif dari pada siswa yang mempunyai keadaan awal kategori rendah.