Abstrak


Analisis Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Regional Antar Kecamatan Di Kabupaten Blora Jawa Tengah Tahun 2010-2014


Oleh :
Rizki Aulia Rahmawati - F0112086 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dan
struktur ekonomi antar kecamatan di Kabupaten Blora, tingkat ketimpangan
pendapatan regional antar kecamatan di Kabupaten Blora serta pembuktian
hipotesis Kuznets tentang kurva U-terbalik di Kabuaten Blora tahun 2010-2014.
Kabupaten Blora merupakan satu-satunya kabupaten penghasil migas di Jawa
Tengah namun tidak membuat Kabupaten Blora sebagai daerah yang maju. Sektor
dominan Kabupaten yang masih bercorak tradisional dan perbedaan potensi antar
kecamatan membuat tingkat keberhasilan pembangunan ekonomi tiap kecamatan
dalam menghasilkan pendapatan per kapita berbeda.
Alat analisis yang digunakan adalah laju pertumbuhan, tipologi Klassen,
Indeks Williamson, Indeks Entropi Theil, one sample t-test, dan pembuktian
hipotesis Kuznets dilakukan dengan pembuktian hubungan pertumbuhan ekonomi
dan ketimpangan pendapatan yang diuji dengan korelasi Pearson dan kurva
ditampilkan dengan regresi non linier model kuadratik yaitu menggunakan
Regression Curve Estimation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 20102014

laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora sebesar 4,83% dengan laju
pertumbuhan tertinggi di tahun 2013 sebesar 5,36% dan laju pertumbuhan
ekonomi terendah pada tahun 2011 yaitu sebesar 4,42%. Selama periode 20102014

Kecamatan Blora merupakan kecamatan dengan laju pertumbuhan tertinggi
sebesar 6,53%. Sedangkan laju pertumbuhan terendah, yaitu sebesar 2,57%
dimiliki Kecamatan Sambong. Berdasarkan tipologi Klassen kecamatan di
Kabupaten Blora pada tahun 2010-2014 cenderung dalam kategori daerah relatif
tertinggal. Sedangkan tingkat ketimpangan pendapatan regional antar kecamatan
di Kabupaten Blora tahun 2010-2014 tergolong tinggi. Hipotesis Kuznets tentang
kurva U-terbalik tidak berlaku di Kabupten Blora pada tahun 2010-2014 serta
terdapat hubungan negatif berdasarkan korelasi Pearson tentang hubungan antara
pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan.
Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah sangat
diperlukan perbaikan sarana prasarana untuk menunjang pembangunan di tiap
kecamatan di Kabupaten Blora serta pembangunan harus difokuskan pada
kecamatan yang masih relatif tertinggal baik dengan peningkatan kualitas sumber
daya manusia, peningkatan fasilitas publik dan menggali dari potensi tiap
kecamatan agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga ketimpangan
pendapatan dengan kecamatan yang lebih maju tidak semakin melebar


Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Hipotesis Kuznets