Abstrak


Pengaruh economic value added (eva) dan rasio keuangan terhadap perubahan harga saham perusahaan manufaktur di bursa efek jakarta


Oleh :
Saptorini Kartika Dewi - F.0300068 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan yang diukur dengan EVA dan rasio keuangan terhadap perubahan harga saham perusahaan manufkatur di Bursa Efek Jakarta. Kinerja keuangan diukur dengan 3 (tiga) rasio keuangan, yaitu return on equity, return on investment, earning per share, dan economic value added. Sedangkan perubahan harga saham diukur dengan menggunakan abnormal retun. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa rasio-rasio keuangan dan abnormal return. Sampel yang digunakan adalah perusahaan manufaktur yang go publik dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama tahun 1998-2002. Pengambilan sample perusahaan berdasarkan teknik purposive random sampling dan diperoleh sample sebanyak 31 perusahaan. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hipotesis alternatif. Abnormal return diukur berdasarkan metode pasar (market model). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data yang dipakai untuk penelitian ini tidak terdistribusi normal. Untuk itu dilakukan metode trimming agar distribusi data menjadi normal. Berdasarkan hasil pengujian asumsi klasik, variable-variabel yang digunakan dalam penelitian ini tidak terjadi heterokedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variable return on equity, return on investment, earning per share, dan economic value added tidak berpengaruh secara parsial terhadap perubahan harga saham. Hasil uji F (serentak) menunjukkan bahwa variable return on equity, return on investment, earning per share, dan economic value added secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham. Hasil uji adjusted R square menunjukkan hanya 11,4% variable dependen dapat dijelaskan oleh variable independen. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini membuktikan bahwa dalam pembuatan keputusan investasi di pasar modal, para investor dapat menggunakan informasi fundamental. EVA yang dianggap sebagai pengukur kinerja yang lebih baik dari rasio keuangan, ternyata belum dapat dibuktikan. Hal ini disebabkan belum dikenalnya konsep EVA di kalangan investor kita. Kata kunci : kinerja keuangan, return on equity, retun on investment, earning per share, economic value added, abnormal return