Abstrak


Pandangan Media Terhadap Kasus Papa Minta Saham (Analisis Wacana Kasus Papa Minta Saham dalam Tajuk Rencana Kompas dan Editorial Media Indonesia Periode November – Desember 2015)


Oleh :
Astini Mega Sari - D.0212021 - Fak. ISIP

Kasus Papa Minta Saham merupakan kasus politik terkait pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden RI oleh Ketua DPR Setya Novanto untuk mendapatkan saham dari PT Freeport Indonesia. Kasus ini menjadi kasus politik yang menarik perhatian masyarakat maupun media massa di akhir tahun 2015. Reaksi keras muncul dari publik agar Setya Novanto mundur dan kasus ini diproses di jalur hukum. Media massa pun turut menyoroti kasus ini dalam bentuk berita maupun opini media itu sendiri.

Disini peneliti akan melihat bagaimana tajuk rencana dalam dua surat kabar terkemuka di Indonesia yaitu Kompas dan Media Indonesia menuliskan pandangannya terkait kasus Papa Minta Saham. Tajuk rencana merupakan opini media terhadap kasus atau isu tertentu yang dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap kasus atau isu serupa.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kompas dan Media Indonesia mewacanakan kasus Papa Minta Saham dalam tajuk rencananya dan kerangka sosial budaya yang melatarbelakanginya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis wacana untuk editorial milik Van Dijk. Metode ini digunakan unuk menjabarkan bagaimana Kompas dan Media Indonesia mendefinisikan, mengevaluasi, dan memberi rekomendasi terkait kasus Papa Minta Saham serta untuk menjabarkan kerangka sosial budaya yang melatarbelakanginya.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah Kompas mewacanakan kasus Papa Minta Saham sebagai pertaruhan kredibilitas MKD, DPR, dan negara. Sedangkan Media Indonesia mewacanakan kasus Papa Minta Saham sebagai bentuk dari dekadensi atau penurunan etika dan moral politik Indonesia. Dalam mewacanakan kasus Papa Minta Saham baik Kompas maupun Media Indonesia sama-sama mengevaluasi kinerja MKD yang dinilai tidak serius. Kompas dan Media Indonesia merekomendasikan agar kasus Papa Minta Saham dituntaskan di jalur etika oleh MKD dan di jalur hukum oleh Kejaksaan Agung.

Kata Kunci: tajuk rencana, analisis wacana, kasus Papa Minta Saham.