Abstrak


Optimasi jaringan distribusi beras perum bulog sub divre III Surakarta dengan mixed integer linear programming


Oleh :
Suzan Maharani - I0301044 - Fak. Teknik

ABSTRAK Perum Bulog Sub Divre III Surakarta bertugas melayani distribusi beras yaitu Raskin (beras miskin) untuk keluarga yang rawan pangan dan non Raskin yaitu keperluan operasi pasar dan emergency (bencana alam, kekeringan/ banjir, serangan hama dan penyakit, serta konflik sosial). Untuk operasional distribusi beras, Sub Divre III Surakarta memiliki 9 Gudang Bulog. Pengalokasian gudang terhadap titik distribusi (7 kabupaten, 124 kecamatan) ditentukan dari jarak gudang ke titik distribusi dan banyaknya stok di gudang. Untuk distribusi Raskin yang dilakukan rutin tiap bulan dengan tonase konstan per bulan dalam setahunnya, kapasitas gudang diutamakan dulu untuk memenuhi permintaan Raskin terbesar, setelah terpenuhi maka dialokasikan untuk permintaan Raskin terbesar kedua dan seterusnya. Kebijakan ini mengakibatkan local movement pada tahun 2005 karena gudang kekurangan stok untuk distribusi sehingga menambah biaya operasional berupa biaya transport dan bongkar muat. Untuk mengalokasikan kapasitas Gudang Bulog terhadap permintaan masing-masing titik distribusi dan menghasilkan biaya logistik yang minimal maka dilakukan optimasi jaringan distribusi beras untuk Sub Divre III Surakarta dengan metode Mixed Integer Linear Programming. Dengan teknik optimasi ini akan diperoleh cakupan distribusi bagi masing-masing Gudang Bulog yang akan menghasilkan total biaya logistik yang minimal. Optimasi dilakukan dengan dua alternatif, (I) mempertimbangkan batasan kapasitas untuk keperluan distribusi Raskin dan non Raskin (II) kapasitas gudang dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk distribusi Raskin. Hasil pengolahan data dengan kedua alternatif memberikan informasi jaringan distribusi beras yang optimal, gudang 301 dan 304 dapat ditutup karena dengan kapasitas tujuh gudang yang lain sudah dapat mencukupi proyeksi permintaan beras tahun 2007. Jaringan distribusi yang menghasilkan total biaya logistic paling minimal adalah alternatif II yaitu sebesar Rp. Rp. 2.887.650.994,-. Kata kunci : Jaringan Distribusi, Mixed Integer Linear Programming, Optimasi