Abstrak


Keragaman Hayati Cendawan Mikoriza Arbuskular pada Rumput Ornamental Zoysia japonica


Oleh :
Dhony Krisdhianto - H.0709028 - Fak. Pertanian

<!--[if gte mso 9]><xml> Cahyo 12.00 </xml><![endif]-->

Rumput Zoysia japonica ditemukan tumbuh secara alami di Indonesia dan banyak dimanfatkan sebagai tanaman ornamental yaitu hiasan taman, penutup lapangan golf dan sepak bola. Upaya peningkatan kualitas dan hasil rumput banyak dilakukan, seperti dengan pengaturan populasi dan ukuran lempeng, mengembangkan dari benih, dan aplikasi pemupukan. Namun, belum banyak ditemukan upaya peningkatan produktivitas rumput yang dilakukan secara hayati, atau menggunakan organisme fungsional tanah.

Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) sebagai salah satu organisme fungsional tanah dapat menjadi alternatif sumber pupuk hayati dalam upaya peningkatan dan pengembangan hasil rumput Z. japonica. CMA merupakan hubungan simbiosis mutualisme antara cendawan dengan perakaran tanaman, selain membantu kerja perakaran tanaman, juga mampu meningkatkan toleransi tanaman terhadap keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan. Untuk dapat mengembangkan pupuk hayati spesifik untuk rumput Z. japonica maka diperlukan upaya identifikasi keragaman hayati CMA yang hidup pada rhizosfer rumput tersebut sehingga potensial dikembangkan sebagai sumber inokulum. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi spora untuk mendapatkan jenis CMA yang spesifik pada rumput Z. japonica. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari ada tidaknya spora CMA, keragaman jenis spora CMA, dan indeks diversitas spora CMA pada rhizosfer rumput ornamental Z. japonica.

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia dan Biologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta pada bulan Februari-Juli 2016. Penelitian ini merupakan penelitian inventori, dengan menggunakan metode survei, observasi dan pengambilan sampel tanah di sekitar rhizosfer rumput Z. japonica dan pengamatan laboratorium. Isolasi CMA menggunakan teknik tuang saring basah (wet sieving) dilanjutkan denga teknik sentrifugasi dan identifikasi CMA megacu pada pustaka INVAM (2013).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat infeksi CMA pada akar rumput Z. japonica pada berbagai lokasi pengambilan sampel, ditemukan 6 jenis spora pada rhizosfer rumput, yaitu Glomus sp., Funneliformis sp., Acaulospora sp., Diversispora sp., Gigaspora sp., Rhizopagus sp dan Glomus sp. sebagai jenis spora yang dominan ditemukan pada berbagai lokasi. Keragaman spora CMA pada rumput ornamental Z. japonica pada penelitian ini tergolong rendah (nilai indeks keanekaragaman Shanon-Wiener H’<1). Rerata nilai H’ pada Kompleks Pantai Teleng Ria 0,87, pada Kompleks Pantai Parangtritis 0,65, pada Kompleks Candi Prambanan 0,93, dan pada Kompleks Alun-alun Karanganyar 0,86.