Abstrak


Bioetanol dari jerami


Oleh :
Rahardyan Dina Natalia - I.8303042 - Fak. Teknik

ABSTRAK Bioetanol adalah etanol yang berasal dari sumber hayati, misalnya tebu, nira sorgum, ubi kayu, garut, ubi jalar, jagung, jerami, bonggol jagung dan kayu. Bahan baku pembuatan bioetanol dapat terdiri dari bahan – bahan yang mengandung karbohidrat, glukosa dan selulosa. Pada penelitian ini membuat bioetanol dari bahan yang mengandung selulosa. Jerami merupakan salah satu bahan baku pembuatan bioetanol yang mengandung selulosa, yang mudah didapat dan ekonomis. Tujuan dari percobaan ini adalah membuat bioetanol dengan proses hidrolisa dan fermentasi yang sebelumnya telah mengalami proses penghilangan lignin (delignifikasi), melihat pengaruh lamanya waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan serta melihat pengaruh banyaknya yeast dalam starter terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan. Pembuatan bioetanol dengan bahan baku jerami dilakukan melalui proses delignifikasi untuk mendapatkan selulosa yang kemudian dihidrolisa menjadi glukosa. Larutan glukosa tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dengan cara fermentasi menggunakan yeast (Sacharomyces cereviseae). Hasil fermentasi kemudian dimurnikan dengan proses destilasi untuk mendapatkan etanol. Hasil yang diperoleh dari fermentasi jerami dengan menggunakan yeast Sacharomyces cereviseae menghasilkan kadar bioetanol sebesar 1,1% dengan waktu fermentasi 3 hari, 1,69% dengan waktu fermentasi 5 hari, 2,7% dengan waktu fermentasi 7 hari dan 2,4% dengan waktu fermentasi 9 hari. Sedangkan hasil kadar bioetanol dengan variasi konsentrasi starter sebesar 1,15% dengan penambahan 4 gram yeast, 1,83% dengan penambahan 5 gram yeast dan 2,48% dengan penambahan 6 gram yeast.