Abstrak


Analisis Risiko Manajemen Material dan Pengaruh Tindakan Koreksi Pada Proyek Jalan


Oleh :
Irla Gabriela Arya - I.0112082 - Fak. Teknik

Kondisi infrastruktur jalan yang tidak memadai berpengaruh buruk pada sektor
industri dan sektor ekonomi. Untuk itu dibutuhkan manajemen yang baik pada
proyek pembangunan jalan agar proyek tepat biaya, waktu dan mutu. Variabel
yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap kinerja proyek adalah
pengendalian material. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu dilakukan studi
mengenai faktor risiko yang ada pada manajemen material dan pengaruh tindakan
koreksi yang tepat pada proyek jalan.
Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder.
Data primer diambil dengan cara wawancara dengan responden yang dinilai
mempunyai kompetensi dalam manajemen material pada proyek jalan. Sedangkan
data sekunder didapat dari studi pustaka. Wawancara dilakukan untuk mengetahui
tingkat kemungkinan (likelihood) terjadinya risiko, seberapa besar pengaruh
(consequences) risiko serta tingkat pengaruh tindakan koreksi yang diberikan.
Data yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan metode AHP
(Analytic Hierarchy Process) untuk mengetahui bobot risiko.
Hasil analisis menunjukkan risiko manajemen material yang termasuk dalam
kategori High Risk adalah 4 (10%) dan Medium Risk berjumlah 36 (90%). Nilai
risk index tertinggi adalah risiko ‘Ketidaksesuaian antara volume pekerjaan pada
kontrak dengan kondisi lapangan’ sebesar 3,703. Sedangkan tingkat pengaruh
tindakan koreksi terhadap risiko teridentifikasi yang memiliki nilai tertinggi
adalah tindakan preventif ‘Melakukan sosialisasi rencana pembangunan kepada
warga yang tanahnya dilewati trase agar mendapat kesepakatan harga dan lainnya’
dan tindakan koreksi ‘Mengganti rugi lahan yang dilewati pembangunan jalan
sesuai dengan kesepakatan’ yaitu sebesar 4,533.
Kata Kunci: Analisis Risiko, Analytic Hierarchy Process, Manajemen Material,
Proyek Jalan, Tindakan Koreksi.